1. Warga Negara Indonesia atau Warga Negara Asing.
  2. Lulusan program profesi dokter yang terakreditasi oleh BAN PT/LAM-PTKes bagi calon mahasiswa program spesialis atau lulusan program spesialis yang terakreditasi oleh BAN PT/LAM-PTKes bagi calon mahasiswa program subspesialis).
  3. Memiliki nilai Tes Kemampuan Akademik (TKA) atau Tes Potensi Akademik (TPA) minimal 450.
  4. Memiliki sertifikat English Language Test (ELT) UNPAD yang masih berlaku (maksimal 2 tahun) dengan nilai minimal 450, atau tes kemampuan Bahasa Inggris dari institusi penyelenggara resmi yang diakui UNPAD yaitu:
    • International TOEFL
      • (Internet-Based Test) nilai minimal 45;
    • Pusat Layanan Tes Indonesia (PLTI) berupa Test of English Proficiency (TOEP) nilai minimal 450;
    • British Council, IALF, dan IDP berupa International English Language Testing System (IELTS) Academi dengan  nilai minimal 4,5.
    • Duolingo English proficiency (https://englishtest.duolingo.com/) dengan nilai minimal 75.
    • English Language Proficiency Test (ELPT) ITB dengan nilai minimal 450.
    • Lembaga The British Institute (TBI) atau English First (EF) berupa test TOEFL dengan nilai minimal 450.
    • Catatan:
      • Pendaftar yang menggunakan sertifikat Bahasa Inggris atau test TOEFL di luar lembaga resmi yang tertulis di atas, akan membutuhkan waktu lama (> 1 bulan) untuk proses verifikasi ke lembaga resmi penyelenggara, sehingga kemungkinan bagi pendaftar yang eligible tidak akan terpanggil wawancara sesuai sesi seleksi/ gelombang dimana peserta mendaftar.
      • Bagi pendaftar yang tidak eligible untuk wawancara dalam satu sesi seleksi, akan diikutkan ke sesi seleksi berikutnya jika telah memperbaiki/ melengkapi dokumen yang kurang tanpa harus membayar biaya pendaftaran kembali kalau masih dalam gelombang yang sama.
  5. Statement of Purpose (Pernyataan Tujuan) dalam Bahasa Indonesia atau Bahasa Inggris yang memuat hal sebagai berikut:
    • Perkenalkan diri, minat dan motivasi Anda (Introduce yourself, your interests and motivations.)
    • Jelaskan dengan singkat perjalanan studi sarjana dan pascasarjana Anda(Summarize your undergraduate and previous graduate career)
    • Diskusikan relevansi dari aktivitas dan kegiatan Anda belakangan ini (Discuss the relevance of your recent and current activities)
    • Jelaskan minat akademis Anda (Elaborate on your academic interests)
  6. Membayar biaya pendaftaran ke Bank yang ditunjuk Unpad dengan sebelumnya mencetak nomor tagihan yang diperoleh pada saat pendaftaran online sebesar Rp. 1.250.000 untuk Program Spesialis dan Rp. 1.750.000 untuk Program Subspesialis.
  7. Mencetak atau menyimpan kartu peserta ujian yang diperoleh setelah melakukan pembayaran di laman https://pendaftaran.unpad.ac.id/login

PERSYARATAN KHUSUS PENERIMAAN PESERTA PROGRAM PENDIDIKAN DOKTER SPESIALIS (PPDS)

FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS PADJADJARAN

Update: 01/04/2024 Persyaratan Khusus Fakultas (diverifikasi oleh Prodi Spesialis) WAJIB

  1. Ijazah dan transkrip Asli Sarjana Kedokteran
  2. Ijazah dan transkrip Asli Profesi
  3. Surat Tanda Registrasi (STR) Dokter dari Konsil Kedokteran Indonesia yang masih berlaku
  4. Surat Ijin Praktek (SIP) Dokter Umum terakhir (yang masih berlaku)
  5. Surat Keterangan dari pimpinan institusi bahwa pelamar telah melaksanakan Internship dan telah bekerja di Institusi Pelayanan Kesehatan (Rumah Sakit Pemerintah atau Swasta, maupun Klinik) selama 1 (satu) tahun sejak diterbitkannya Surat Ijin Praktek (SIP) Dokter Umum.
  6. Surat rekomendasi dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI) setempat yang menyatakan aktif keanggotaan dan tidak pernah melakukan malpraktek atau melakukan pelanggaran kode etik kedokteran.
  7. Mengikuti Asesmen Psikologi Online yang diselenggarakan di Pusat Inovasi Psikologi Universitas Padjadjaran (PIP Unpad), dan menjalani asesmen sebelum jadwal wawancara di Prodi. Pendaftaran dapat dilakukan melalui https://bit.ly/APOPPDS

TAMBAHAN:

  1. Bagi calon pendaftar yang berasal dari TNI/Polri
    • Surat Keterangan Hasil Penelitian (SKHP) untuk seleksi Pendidikan Kedokteran Spesialis dikeluarkan dari kesatuan masing-masing yang telah dilegalisasi (Opsional)
    • Fotocopy SK Pengangkatan KORPS Militer dan SK.Kenaikan Pangkat/Jabatan terakhir (Opsional)
    • Surat Perintah (Sprin) untuk mengikuti seluruh tahapan seleksi dan proses kegiatan pendidikan di Program Studi terkait FK.UNPAD (Opsional)
  2. Bagi calon pendaftar yang berstatus Aparatur/Pegawai Negeri Sipil
    • Surat Rekomendasi Pimpinan untuk mengikuti seluruh tahapan seleksi dan proses kegiatan pendidikan di Program Studi terkait FK.UNPAD (Opsional)
    • Fotocopy SK.Calon PNS (80%) dan SK.Pengangkatan PNS (100%) (Opsional)
  3. Dokter Spesialis lulusan luar negeri (untuk Program Adaptasi) yang mendapat persetujuan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi dan telah memenuhi ketentuan Konsil Kedokteran Indonesia (Opsional)
  4. Surat rekomendasi pimpinan daerah jika dikirim sebagai utusan daerah (Opsional)
  5. Sertifikat prestasi, Penugasan daerah bencana, Penghargaan lainnya (Opsional)
  6. Sertifikat mengikuti kongres/seminar/pertemuan ilmiah/kursus/penelitian bidang ilmu spesialis yang diminati dalam 1 tahun terakhir (Wajib Upload)
  7. Surat keterangan dari pimpinan institusi bahwa Calon Peserta baru pertama mendaftar atau sebelumnya pernah mendaftar maksimal 1 (satu) kali di Prodi yang sama; kecuali atas pertimbangan khusus untuk Prodi Jantung dan Pembuluh Darah FK Unpad dan 2x untuk Prodi DV, Psikiatri, IKFR (Wajib Upload)

SYARAT LAIN

  1. Ketentuan Batas Usia calon peserta Maksimal: 35,0 tahun pada saat memulai pendidikan, kecuali dinyatakan lain dalam syarat khusus Prodi
  2. Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) Gabungan untuk Sarjana Kedokteran dan Profesi minimal 2,75 kecuali dinyatakan lain dalam syarat khusus Prodi
  3. Toelf minimal 450, kecuali dinyatakan lain dalam syarat khusus Prodi

PERSYARATAN KHUSUS PRODI(WAJIB UPLOAD)

  1. Anestesiologi dan Terapi Intensif
    • Sertifikat telah mengikuti dan lulus kursus ATLS, ACLS
    • Pernyataan peserta wanita “Sanggup tidak hamil pada tahun pertama pendidikan”
    • Sertifikat mengikuti kongres/seminar/pertemuan ilmiah/kursus/penelitian bidang ilmu spesialis
    • Surat keterangan ‘tidak sedang hamil ‘dari Dokter Sp.OG pada saat mendaftar
    • Hasil tes Stereoskopi dari Pusat Mata Nasional Rumah Sakit Mata Cicendo Bandung
  2. Bedah
    • Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) Rata – Rata ≥ 3,00
    • Sertifikat telah mengikuti dan lulus kursus ATLS
    • Sertifikat “Basic Surgical Course-Key Skills” dari Kolegium Ilmu Bedah Indonesia
    • Hasil pemeriksaan laboratorium (asli) bebas penyakit Hepatitis B dan C serta bebas HIV
    • Hasil tes Minnesota Multiphasic Personality Inventory (MMPI) yang dilakukan di RSUP Dr.Hasan Sadikin Bandung
  3. Bedah Saraf
    • Hasil tes Minnesota Multiphasic Personality Inventory (MMPI) yang dilakukan di RSUP Dr. Hasan Sadikin Bandung
    • Hasil pemeriksaan laboratorium (fotocopy legalisir) bebas penyakit Hepatitis B dan C, serta bebas HIV dan penyakit menular serta penyakit kronik lainnya, dari Rumah Sakit Pemerintah
    • Sertifikat pelatihan Primary Neuro Emergency & Neuro Surgical Life Support (PNNLS)
  4. Obstetri dan Ginekologi
    • Sertifikat telah mengikuti dan lulus kursus, ATLS, ACLS, Asuhan Persalinan Normal (APN) dan PONED
    • Surat Keterangan memiliki pengalaman dalam mengikuti praktek/mendapat bimbingan dalam mengelola kasus Obstetri dan Ginekologi minimal selama 6 (enam) bulan, dengan menyertakan buku log yang sudah disahkan oleh dokter spesialis Obstetri dan Ginekologi di Rumah Sakit di mana pendaftar bekerja
    • Hasil pemeriksaan laboratorium (asli) bebas penyakit Hepatitis B dan C serta bebas HIV.
    • Pernyataan peserta wanita “Sanggup tidak hamil pada tahun pertama pendidikan”
  5. Psikiatri Kedokteran Jiwa
    • Batas usia: 40,0 tahun
    • Hasil tes Minnesota Multiphasic Personality Inventory (MMPI) yang dilakukan di RSUP.Dr.Hasan Sadikin Bandung
    • Score TOEFL 500
    • Pernyataan peserta wanita “Sanggup tidak hamil pada tahun pertama pendidikan”
  6. Kedokteran Forensik dan Studi Medikolegal
    • Batas usia: 42 tahun
    • Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) Gabungan untuk Sarjana Kedokteran dan Profesi minimal 2.5
    • Hasil Minnesota Multiphasic Personality Inventory (MMPI) yang dilakukan di RSUP.Dr.Hasan Sadikin Bandung atau RS lain
    • Persyaratan khusus kesehatan mata (Buta Warna)
  7. Patologi Anatomi
    • Batas usia: 38 tahun
    • Surat Keterangan tidak menderita glaukoma
    • Pernyataan peserta wanita “Sanggup tidak hamil pada tahun pertama pendidikan”
    • Score TOEFL 500
    • Hasil Minnesota Multiphasic Personality Inventory (MMPI) di RSHS dan Hasil Psikotes
    • Hasil Lab anti HIV
  8. Patologi Klinik
    • Score TOEFL 500
    • Surat Keterangan tidak menderita glaukoma
    • Hasil Minnesota Multiphasic Personality Inventory (MMPI) RSUP Dr Hasan Sadikin
    • Hasil lab bebas penyakit Hepatitis B, Hepatitis C, Anti HIV, narkoba dan tidak buta warna
    • Pernyataan peserta wanita “Sanggup tidak hamil pada tahun pertama pendidikan”
  9. Penyakit Dalam
    • Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) Gabungan untuk Sarjana Kedokteran dan Profesi minimal 3,00
    • Sertifikat telah mengikuti ACLS dan COMET dalam 2 (dua) tahun terakhir
    • Hasil pemeriksaan laboratorium (fotocopy legalisir) bebas penyakit Hepatitis B dan C, serta bebas HIV dan penyakit menular serta penyakit kronik lainnya, dari Rumah Sakit Pemerintah
    • Pernyataan peserta wanita “Sanggup tidak hamil pada tahun pertama pendidikan”
    • Score TOEFL minimal 475
    • Surat Keterangan Tidak Buta Warna
    • Surat Penyataan bermaterai tidak memiliki riwayat penyakit yang membahayakan pelaksanaan pendidikan
    • Surat Tes Lulus Narkoba dan surat keterangan Catatan Kepolisian (SKCK)
  10. Dermatologi dan Venereologi
    • Surat keterangan dari pimpinan…. 3x untuk Prodi DV
    • Hasil Tes Minnesota Multiphasic Personality Inventory (MMPI) dari RSUP Dr. Hasan Sadikin Bandung
  11. Ilmu Kesehatan Mata
    • Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) Gabungan untuk Sarjana Kedokteran dan Profesi minimal 3,00
    • Score TOEFL minimal 500
    • Surat Keterangan Kesehatan Mata yang membuktikan bahwa calon peserta didik memiliki:
      • tajam penglihatan terbaik dengan koreksi minimal 0.8 (binokular)
      • kemampuan penglihatan stereopsis yang baik dibuktikan dengan satuan Sec of Arc
      • tidak menderita buta warna.
      • (Apabila diperlukan pemeriksaan dapat diulang kembali oleh dokter spesialis mata yang ditunjuk oleh Program Pendidikan Dokter Spesialis-1 Ilmu Kesehatan Mata FK UNPAD)
    • Hasil pemeriksaan laboratorium (fotocopy legalisir) bebas penyakit Hepatitis B dan C, serta bebas HIV dan penyakit menular serta penyakit kronik lainnya, dari Rumah Sakit Pemerintah
    • Bukti Kelulusan Sertifikat ATLS, ACLS
    • Hasil Minnesota Multiphasic Personality Inventory (MMPI) yang dilakukan di RSUP.Dr.Hasan Sadikin Bandung atau RS lain, dengan proses wawancara yang dilakukan oleh Departemen Psikiatri FK UNPAD/RSHS Bandung
    • Surat keterangan/Buku Log (ditanda tangan oleh pembimbing): mengikuti praktek/bimbingan/pelatihan dibidang Ilmu Kesehatan Mata.
  12. Neurologi
    • Sertifikat telah mengikuti dan lulus kursus ECG dan ACLS
    • Hasil pemeriksaan laboratorium (asli) bebas penyakit Hepatitis B dan C, serta bebas HIV dan penyakit menular serta penyakit kronik lainnya
    • Pernyataan peserta wanita “Sanggup tidak hamil pada tahun pertama pendidikan”
    • Surat keterangan dari RS bahwa telah bekerja di RS secara mandiri (bukan sebagai dokter magang) dan mengambil keputusan klinis selama 1 tahun
  13. Kesehatan Telinga Hidung Tenggorokan Bedah Kepala dan Leher
    • Hasil pemeriksaan laboratorium bebas penyakit Hepatitis B dan C, serta bebas HIV, dari Rumah Sakit Pemerintah
    • Nilai TOEFL tidak kurang dari 500, Nilai TKBI minimal 481
    • Surat Keterangan Tidak Buta Warna
    • Menjalani pemeriksaan khusus oleh PS THT-KL (ujian tulis atau lisan, keterampilan dasar dan wawancara)
  14. Radiologi
    • Hasil pemeriksaan laboratorium (asli) bebas penyakit Hepatitis B dan C serta bebas HIV.
    • Score TOEFL 500
    • Hasil tes Minnesota Multiphasic Personality Inventory (MMPI) yang dilakukan di RSUP.Dr.Hasan Sadikin Bandung
    • Pernyataan peserta wanita “Sanggup tidak hamil pada tahun pertama pendidikan”
  15. Orthopaedi dan Traumatologi
    • Sertifikat telah mengikuti dan lulus kursus ATLS
    • Hasil pemeriksaan laboratorium (asli) bebas penyakit Hepatitis B dan C serta bebas HIV.
    • Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) Gabungan untuk Sarjana Kedokteran dan Profesi minimal IPK >= 2,75
    • Score TOEFL 475
    • Hasil tes Minnesota Multiphasic Personality Inventory (MMPI) yang dilakukan di RSUP.Dr.Hasan Sadikin Bandung
    • Pernyataan peserta wanita “Sanggup tidak hamil pada tahun pertama pendidikan”
    • surat keterangan mengikuti praktek/bimbingan/pelatihan bidang spesialis dengan bukti buku log verifikasi spesialis pembimbingan(6 BULAN)
  16. Kedokteran Nuklir
    • Batas usia: 35,0 tahun bagi peserta Reguler dan 40,0 tahun bagi peserta tugas belajar Instansi Pemerintah/Swasta (tubel).
    • Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) Gabungan untuk Sarjana Kedokteran dan Profesi minimal 3,00
    • Hasil tes Minnesota Multiphasic Personality Inventory (MMPI) yang dilakukan di RSUP.Dr.Hasan Sadikin Bandung
    • Pemeriksaan laboratorium Hepatitis B
    • Pernyataan peserta wanita “Sanggup tidak hamil pada tahun pertama pendidikan”
    • Sertifikat telah mengikuti dan lulus kursus ATLS dan ACLS
    • Telah Mengikuti kegiatan symposium / kongres Kedokteran Nuklir berskala Nasional
  17. Urologi
    • Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) S.Ked ≥ 3,00 Profesi ≥ 3,00
    • Score TOEFL minimal 500
    • Sertifikat telah mengikuti dan lulus kursus ATLS.
    • Sertifikat “Basic Surgical Course-Key Skills” dari Kolegium Ilmu Bedah Indonesia
    • Hasil tes Minnesota Multiphasic Personality Inventory (MMPI) yang dilakukan di RSUP.Dr.Hasan Sadikin Bandung
    • Hasil pemeriksaan laboratorium (fotocopy legalisir) bebas penyakit Hepatitis B dan C, serta bebas HIV dan penyakit menular serta penyakit kronik lainnya, dari Rumah Sakit Pemerintah
    • Pernyataan peserta wanita “Sanggup tidak hamil pada tahun pertama pendidikan”
    • Surat Keterangan Tidak Buta Warna
  18. Bedah Anak
    • Batas usia: 35,0 tahun bagi pendaftar berasal dari Dokter Umum, dan 37,0 bagi pendaftar berasal dari Spesialis Bedah Umum
    • Sertifikat telah mengikuti dan lulus kursus ATLS
    • Hasil tes Minnesota Multiphasic Personality Inventory (MMPI) yang dilakukan di RSUP.Dr.Hasan Sadikin Bandung
    • Hasil pemeriksaan laboratorium (fotocopy legalisir) bebas penyakit Hepatitis B dan C, serta bebas HIV dan penyakit menular serta penyakit kronik lainnya, dari Rumah Sakit Pemerintah
  19. Kedokteran Fisik dan Rehabilitasi
    • Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) Gabungan untuk Sarjana Kedokteran dan Profesi minimal 3,00
    • Hasil pemeriksaan laboratorium (fotocopy legalisir) bebas penyakit Hepatitis B dan C, serta bebas HIV dan penyakit menular serta penyakit kronik lainnya, dari Rumah Sakit Pemerintah
    • Pemeriksaan panel autoimun sederhana (ANA tes), spirometri, X-ray, EKG, fungsi ginjal dan profil lipid
    • Surat keterangan mengikuti praktek/mendapat bimbingan dalam mengelola kasus KFR minimal selama 3 (tiga) bulan
  20. Penyakit Jantung dan Pembuluh Darah
    • Batas usia: 35,0 tahun bagi pendaftar berasal dari Dokter Umum, dan 45,0 bagi pendaftar berasal dari Dokter Spesialis Penyakit Dalam.
    • Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) Gabungan untuk Sarjana Kedokteran dan Profesi minimal 3,00
    • Sertifikat telah mengikuti dan lulus kursus ACLS dan EKG.
    • Surat keterangan mengikuti praktek/mendapat bimbingan dalam mengelola kasus Kardio minimal selama 12 (dua belas) bulan, dengan menyertakan buku log yang sudah disahkan oleh dokter spesialis Kardiologi dan Kedokteran Vaskuler di rumah sakit dimana pendaftar bekerja
    • Hasil tes Minnesota Multiphasic Personality Inventory (MMPI) yang dilakukan di RSUP.Dr.Hasan Sadikin Bandung
    • Hasil pemeriksaan laboratorium bebas penyakit Hepatitis B dan C, serta bebas HIV dan penyakit menular serta penyakit kronik lainnya, dari Rumah Sakit Pemerintah.
    • Pernyataan peserta wanita “Sanggup tidak hamil pada tahun pertama pendidikan “
  21. Kedokteran layanan Primer
    • Tidak ada batas usia
    • Persyaratan tambahan khusus bagi calon peserta Program Pendidikan Rekognisi Pembelajaran Lampau (dokter yang telah praktik >5 tahun)
    • Bukti telah melakukan pengalaman pemberdayaan masyarakat (misal: melakukan asesmen populasi di wilayah cakupan kerja, melakukan asesmen epidemiologi penyakit berdasarkan populasi di wilayah cakupan kerja, dll.)
    • Bukti telah melakukan pengalaman manajemen fasilitas pelayanan kesehatan primer (misal : menerapkan prinsip patient safety, melakukan evaluasi program berbasis kendali mutu, dll.)
    • Bukti pengalaman menjadi pimpinan (misal: pimpinan program pemberdayaan masyarakat, pimpinan organisasi profesi, dll.)
    • Bukti pengalaman menangani kasus klinik (misal : kelainan alergik, anestesi dan penanganan nyeri, kelainan yang mengancam jiwa dan kegawat daruratan, kelainan kardiovaskular, dll.)
  22. Ilmu Bedah Plastik
    • Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) S.Ked ≥ 3,00 Profesi ≥ 3,00
    • Sertifikat telah mengikuti dan lulus kursus ATLS yang masih berlaku
    • Surat pernyataan tidak pernah berhenti dari program studi lain karena alasan afektif (perilaku)
    • Hasil pemeriksaan laboratorium (fotocopy legalisir) bebas penyakit Hepatitis B dan C, serta bebas HIV dan penyakit menular serta penyakit kronik lainnya, dari Rumah Sakit Pemerintah
    • Pernyataan peserta wanita “Sanggup tidak hamil pada tahun pertama pendidikan”
    • Surat keterangan pernah membuat tulisan ilmiah setelah lulus dokter, dan pernah sebagai peneliti atau membantu penelitian (bila ada)
  23. Kesehatan Anak
    • Sertifikat mengikuti Kursus Resusitasi Neonatus
    • Sertifikat mengikuti Pediatric Emergency Life Support (PELS) dan atau Advanced Pediatric Resuscitation Course (APRC)
    • Hasil pemeriksaan laboratorium (fotocopy legalisir) bebas penyakit Hepatitis B dan C, serta bebas HIV dan penyakit menular serta penyakit kronik lainnya, dari Rumah Sakit Pemerintah
    • Pernyataan pendaftar wanita, jika diterima, bersedia untuk tidak hamil pada tahun pertama pendidikan
    • IPK Sarjana Kedokteran >= 2.75 dan IPK Profesi >= 2,75
  24. Kardiologi dan kedokteran Vaskuler
    • Sertifikat telah mengikuti dan lulus kursus ACLS dan EKG.
    • Untuk nilai tambah (bila ada)
      • Surat keterangan mengikuti praktek/mendapat bimbingan dalam mengelola kasus Kardio minimal selama 12 (dua belas) bulan, dengan menyertakan buku log yang sudah disahkan oleh dokter spesialis Kardiologi dan Kedokteran Vaskuler di rumah sakit dimana pendaftar bekerja
      • Piagam/Surat Keterangan penghargaan pemerintah seperti sebagai dokter teladan atau pernah bertugas dengan baik di daerah bencana alam.
      • Sertifikat mengikuti kongres/seminar/pertemuan ilmiah/kursus dan penelitian dalam bidang keilmuan terkait, untuk menunjukkan minat pada program studi.
    • Surat pengantar dari Bupati/Wakil, Walikota/Wakil, bila peserta diutus oleh Pemerintah Kabupaten/Kota di Jawa Barat. (Menjadi Calon prioritas).

PERSYARATAN KHUSUS PENERIMAAN PESERTA PROGRAM PENDIDIKAN DOKTER SUBSPESIALIS

FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS PADJADJARAN

Update: 01/04/2024

SYARAT UMUM

  1. Surat rekomendasi dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI) setempat yang menyatakan aktif keanggotaan dan tidak pernah melakukan malpraktek atau melakukan pelanggaran kode etik kedokteran.
  2. Mengikuti Asesmen Psikologi Online yang diselenggarakan di Pusat Inovasi Psikologi Universitas Padjadjaran (PIP Unpad), dan menjalani asesmen sebelum jadwal wawancara di Prodi. Pendaftaran dapat dilakukan melalui https://bit.ly/APOPPDS

SYARAT TAMBAHAN:

  1. Bagi calon pendaftar yang berasal dari TNI/Polri
    • Surat Keterangan Hasil Penelitian (SKHP) untuk seleksi Pendidikan Kedokteran Spesialis dikeluarkan dari kesatuan masing-masing yang telah dilegalisasi (Opsional)
    • Fotocopy SK Pengangkatan KORPS Militer dan SK.Kenaikan Pangkat/Jabatan terakhir (Opsional)
    • Surat Perintah (Sprin) untuk mengikuti seluruh tahapan seleksi dan proses kegiatan pendidikan di Program Studi terkait FK.UNPAD (Opsional)
  2. Bagi calon pendaftar yang berstatus Aparatur/Pegawai Negeri Sipil
    • Surat Rekomendasi Pimpinan untuk mengikuti seluruh tahapan seleksi dan proses kegiatan pendidikan di Program Studi terkait FK.UNPAD (Opsional)
    • Fotocopy SK.Calon PNS (80%) dan SK.Pengangkatan PNS (100%) (Opsional)
  3. Dokter Spesialis lulusan luar negeri (untuk Program Adaptasi) yang mendapat persetujuan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi dan telah memenuhi ketentuan Konsil Kedokteran Indonesia (Opsional)
  4. Surat rekomendasi pimpinan daerah jika dikirim sebagai utusan daerah (Opsional)
  5. Sertifikat prestasi, Penugasan daerah bencana, Penghargaan lainnya (Opsional)
  6. Sertifikat mengikuti kongres/seminar/pertemuan ilmiah/kursus/penelitian bidang ilmu spesialis yang diminati dalam 1 tahun terakhir (Wajib Upload)
  7. Surat keterangan dari pimpinan institusi bahwa Calon Peserta baru pertama mendaftar atau sebelumnya pernah mendaftar maksimal 1 (satu) kali di Prodi yang sama; kecuali atas pertimbangan khusus untuk Prodi Jantung dan Pembuluh Darah FK Unpad dan 3x untuk Prodi DV, Psikiatri, IKFR (Wajib Upload)

PERSYARATAN KHUSUS PRODI(WAJIB UPLOAD)

  1. Anestesiologi
    • IPK gabungan minimal 3,00
    • Referensi dari 1 orang dokter subspesialis anestesi sesuai dengan peminatan yang dipilih (Konsultan Intensive Care, Konsultan Neuroanestesi, Konsultan Kardiovaskular dan Torasik).
    • Hasil Tes MMPI (tidak harus dari RSHS)
    • Tidak ada batas Usia
  2. Obstetri dan Ginekologi
    • IPK gabungan minimal 3,00
    • Rekomendasi yang diberikan Himpunan masing-masing peminatan di Kolegium Obstetri dan Ginekologi Indonesia di FK UNPAD
    • Foto kartu anggota/surat keterangan keanggotaan pada Perkumpulan Dokter Spesialis Obstetri dan Ginekologi Indonesia
    • Surat Pengantar dari institusi resmi terkait dengan proyeksi kebutuhan dan fasilitas yang tersedia di RS/Fakultas/Institusi non pendidikan yang mengirim calon tersebut.
    • Surat Keterangan sebagai dokter Spesialis Obstetri dan Ginekologi Staf pengajar dari Fakultas Kedokteran Universitas Negeri / staf pengajar di RS Pendidikan Tipe A dan B atau staf RS Tipe A Rujukan Regional/Nasional atau staf RS Tipe A dan B Kesatuan TNI/POLRI (prioritas)
    • Surat keterangan telah bekerja minimal 2 tahun di Departemen Obstetri dan Ginekologi (Surat Penempatan/SK Rektor/Keterangan Kepala Departemen)
    • Surat rekomendasi dari minimal 1 (satu) orang dokter subspesialis Obstetri dan Ginekologi sesuai dengan bidang peminatan yang mempunyai tempat kerja terdekat/setempat dan 2 (dua) orang dokter subspesialis terkait yang mempunyai tempat kerja terdekat/setempat, serta Atasan langsung (Direktur RS & Dekan; untuk RS Non Pendidikan: dari Direktur RS)
    • Surat keterangan belum pernah mengikuti program pendidikan subspesialis di bidang peminatan lainnya dari Ketua Departemen; bagi yang sudah pernah mendaftar sebelumnya dan belum diterima, agar melampirkan surat Peserta yang gagal pada seleksi penerimaan, diberi kesempatan untuk mengulang hanya satu kali seleksi ulang.
    • Rekomendasi dari Kepala Departemen Obstetri dan Ginekologi Fakultas Kedokteran UNPAD.
    • Dua buah sertifikat pendidikan kedokteran berkelanjutan di bidang peminatan yang diinginkan.
    • Surat Perjanjian Kerja dengan institusi pengirim yang diperkuat oleh Notaris yang menyatakan bahwa setelah selesai pendidikan akan kembali dan bekerja di Institusi pengirim
  3.  Obstetri dan Ginekologi Sosial
    • Surat Keterangan telah bekerja tetap di institusi (tidak berpindah-pindah) selama 3 tahun, bagi yang bekerja di luar institusi pendidikan
    • Transkrip Pendidikan Spesialis Obstetri Ginekologi dengan Indeks prestasi kumulatif (IPK) sekurang-kurangnya 3,0
    • Sertifikat telah menjalani WKDS/PDGS dari Kementerian Kesehatan, untuk lulusan SpOG mulai tahun 2017.
  4. Ginekologi Onkologi
    • Usia maksimal 45 tahun pada saat mendaftar, didukung oleh hasil tes kesehatan dari Dokter Spesialis Jantung dan atau Spesialis Penyakit Dalam Kandidat berasal dari:
      • Rumah Sakit Pemerintah Tipe A atau Tipe B
      • Rumah Sakit Swasta tipe A atau tipe B yang melaksanakan Pendidikan Kedokteran S1/Sp1/Sp2/Ilmu Kedokteran lainnya Telah bekerja sebagai Dokter Obstetri Ginekologi lebih dari 2 tahun di Rumah Sakit yang mengirim yang dibuktikan dengan surat dari Direktur Rumah Sakit dan akan kembali bekerja di Rumah Sakit tersebut minimal 5 (lima) tahun setelah lulus dibuktikan dengan Surat Perjanjian/Akte Notaris
    • Surat Rekomendasi dari (masa berlaku kurang dari 6 bulan):
      • KSM Obstetri dan Ginekologi Rumah Sakit tempat bekerja
      • Direktur Rumah Sakit tempat bekerja
      • Dekan, bila berasal dari institusi pendidikan
      • Ketua POGI cabang asal bekerja
      • Anggota HOGI (minimal 1 orang anggota HOGI)
    • Mempunyai Sertifikat Kursus Basic Surgical Anatomi (dalam 2 tahun):
      • Workshop Deteksi Dini Lesi Pra Kanker
      • Sepuluh (10) Sertifikat peserta Seminar Onkologi Ginekologi
  5. Uroginekologi Rekonstruksi
    • Berusia maksimal 40 tahun 0 bulan pada saat mendaftar
    • Surat lamaran tertulis ditujukan ke Koordinator Pendidikan Konsultan HOGI, dilengkapi dengan CV tertulis
  6. Fertilitas Endokrinologi Reproduksi
    • Berusia maksimal 45 tahun pada saat mendaftar
    • Tidak pernah terkait dengan kasus kriminal dan pelanggaran etika, dibuktikan dengan Surat Keterangan Catatan Kepolisian dan Surat Keterangan IDI setempat (masa berlaku kurang dari 6 Bulan)
    • TOEFL 500 yang dikeluarkan oleh Lembaga Universitas
    • Sertifikat telah menjalani WKDS/PDGS dari Kementerian Kesehatan atau penugasan ke daerah berupa pengabdian masyarakat setara PDGS minimal 6 bulan yang dibuktikan dengan surat keterangan yang berasal dari institusi yang bersangkutan
    • Maksimal mengikuti 2 kali ujian untuk 3 Pusat Pendidikan (berkas belum lengkap tidak diperbolehkan mengikuti ujian)
  7. Ilmu Kesehatan Anak
    • Transkrip Pendidikan Spesialis Anak dengan Indeks prestasi kumulatif (IPK) sekurang-kurangnya 3,0
    • Usia kurang dari 45 tahun, kecuali ada rekomendasi khusus dari Unit Kerja Koordinasi (UKK)
    • Surat Pengantar dari institusi resmi terkait dengan proyeksi kebutuhan dan fasilitas yang tersedia di RS/Fakultas/Institusi non pendidikan yang mengirim calon tersebut.
    • Foto kartu anggota Ikatan Dokter Anak Indonesia
    • Surat referensi dari anggota peer group(UKK) minimal 2 orang.
    • Surat keterangan belum pernah mengikuti program pendidikan subspesialis di bidang peminatan lain dari Ketua Departemen dan Ketua UKK Surat Persetujuan atasan langsung dan direktur tempat bekerja sat ini yang mengirimkan tugas belajar disertai alasannya
    • Surat Perjanjian Kerja dengan institusi pengirim yang diperkuat ole Notaris yang menyatakan bahwa setelah selesai pendidikan akan kembali dan bekeria di Institusi pengirim
    • Surat Keterangan telah 1 tahun bekerja berturut-turut di divisi yang diminati, bagi staf di institusi pendidikan dokter spesialis anak.
    • Surat Keterangan telah 3 tahun bekerja berturut-turut di divisi yang diminati, bagi staf di luar institusi pendidikan dokter spesialis anak.
    • Surat keterangan tidak mendaftar pada 2 atau lebih institusi dalam waktu yang bersamaan dengan materai
  8. Ilmu Penyakit Dalam
    • Surat pengantar dari instansi tempat bekerja mengirimkan tugas belajar disertai alasan ditugaskan belajar.
    • SK Penempatan / SK sebagai dokter tetap asal instansi tempat bekerja
    • Rekomendasi yang diberikan Himpunan masing-masing peminatan Kolegium Ilmu Penyakit Dalam Indonesia di FK UNPAD
    • Hasil pemeriksaan laboratorium (fotocopy legalisir) bebas penyakit Hepatitis B dan C, serta bebas HIV dan penyakit menular serta penyakit kronik lainnya, dari Rumah Sakit Pemerintah
    • Hasil Medical Check Up (MCU) : Hematologi, Ureum, Kreatinin, GD Puasa, HbA1c, Kolesterol Total, HDL, LDL, Trigliserida, Asam Urat, EKG, Foto Thorax
    • Sertifikat pelatihan / STR KT Endoskopi, Untuk calon peserta yang akan mendaftar bidang kepeminatan Gastroenterohepatologi
  9. Bedah
    • Batas Usia Pendaftaran 50 tahun
    • IPK gabungan minimal 3,00
    • Score TOEFL 500
    • Sertifikat telah mengikuti dan lulus kursus ATLS
    • Sertifikat “Basic Surgical Course-Key Skills” dari Kolegium Ilmu Bedah Indonesia
    • Bukti Kelulusan Sertifikat PNS/BLUD/ Anggota TNI/POLRI ( Untuk Peminatan Bedah Onkologi)
    • Hasil tes Minnesota Multiphasic Personality Inventory (MMPI) yang dilakukan di RSUP.Dr.Hasan Sadikin Bandung
    • Bukti hasil lab bebas penyakit Hepatitis B, Hepatitis C, Anti HIV
    • Surat pernah berpraktek sebagai dokter 2 tahun
    • Persyaratan khusus kesehatan mata Glaucoma

Persyaratan untuk mendapat rekomendasi dari Kolegium Ilmu Penyakit Dalam (diserahkan kepada Sekretariat Program Studi Pendidikan SubSpesialis Penyakit Dalam di RSHS): TIDAK PERLU DIUPLOAD, HANYA KETERANGAN UNTUK CALON PESERTA

    • formulir lamaran Program Pendidikan Dokter Subspesialis Penyakit Dalam sebanyak 4 rangkap, diketahui oleh atasan langsung dan direktur tempat bekerja saat ini (diisi dengan cara diketik (tidak ditulis tangan) dan ditandatangani serta dicap basah di setiap rangkap yang dikirimkan).
    • Pasfoto terakhir berwarna ukuran 3×4 = 6 lembar (4 lembar ditempel pada formulir, 2 lembar dilampirkan)
    • Materai Rp 10.000,- = 4 lembar (ditempel pada formulir)
    • Fotokopi ijazah Dokter Spesialis Penyakit Dalam yang telah dilegalisasi oleh Fakultas Kedokteran tempat ijazah dikeluarkan
    • Fotokopi transkrip nilai akademik pendidikan Dokter Spesialis Penyakit Dalam yang telah dilegalisasi ole Fakultas Kedokteran tempat ijazah dikeluarkan
    • Fotokopi sertifikat kompetensi Dokter Spesialis Penyakit Dalam dari KIPD
    • Fotokopi Surat Tanda Registrasi (STR) sebagai Spesialis Penyakit Dalam dari KKI
    • Surat keterangan nilai TOEFL minimal 450 atau IELTS minimal 6 (berlaku 2 tahun terakhir)
    • Surat keterangan sehat fisik dan mental dari dokter yang memiliki SIP
    • Rekomendasi dari PAPDI Cabang sesuai keanggotaan calon peserta
    • Surat referensi pribadi dari 3 nama (seminar terkait, jabatan, bebas) yang dapat dihubungi lebih lanjut oleh institusi pendidikan untuk tambahan informasi dari saudara (Format bisa didapatkan di Sekretariat)
  1. Fotokopi Bukti Pembelian PIN dari Bank
  2. Kartu Ujian SMUP yang sudah ditanda tangani pendaftar.
  3. Hasil pencetakan isian biodata online yang sudah ditempel pas foto berwarna ukuran 3×4, tanda tangan di atas materai dan cap jempol tangan kiri.
  4. Surat Permohonan untuk mengikuti Pendidikan Dokter Gigi Spesialis yang diketik, surat permohonan ditujukan kepada Rektor melalui Dekan Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Padjadjaran, tembusan kepada Ketua Program Studi terkait di lingkungan FKG UNPAD (dapat di unduh di sini).
  5. Mengisi formulir pendaftaran Program Pendidikan Dokter Gigi Spesialis Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Padjadjaran dengan diketik atau ditulis tangan (dengan huruf balok), dapat di unduh di sini.
  6. Telah memiliki Sertifikat/Nilai Tes Kemampuan Bahasa Inggris (TKBI).
  7. Telah memiliki Sertifikat/Nilai Tes Kemampuan Akademik (TKA).
  8. Upload bukti pendaftaran asesment psikologi online, pendaftaran dapat dilakukan melalui link http://bit.ly/APOPPDGSUnpad
  9. Fotokopi ijazah dan transkrip Sarjana Kedokteran Gigi dan Profesi yang telah dilegalisir.
  10. IPK Profesi Minimal 2.75, Kecuali untuk Program Studi IPM IPK Profesi minimal 2.50.
  11. Fotocopi Akte Kelahiran.
  12. Surat persetujuan Atasan bagi mereka yang masih bekerja pada perguruan tinggi, instansi pemerintahan atau swasta.
  13. Surat pernyataan dari instansi yang memberi beasiswa.
  14. Surat persetujuan dari keluarga (orang tua / Suami/ Istri).
  15. Surat Keterangan berbadan Sehat, tidak memiliki keterbatasan fisik dan mental untuk melakukan tugas – tugas profesi, termasuk tidak buta warna dari Rumah Sakit Pemerintah.
  16. Surat Keterangan berbadan Sehat, tidak memiliki keterbatasan fisik dan mental untuk melakukan tugas – tugas profesi, termasuk tidak buta warna dan bebas hepatitis B dan C, serta HIV dari Rumah Sakit Pemerintah. (Untuk Prodi IBM).
  17. Telah divaksinasi Covid – 19 (1 dan 2) dan apabila telah terpapar Covid -19 harus menyertakan surat keterangan sembuh dari Instansi  Kesehatan (Untuk Prodi IBM).
  18. Surat Keterangan Kelakuan baik (SKKB) setingkat kepolisian Resort Kota (Polresta)
  19. Khusus bagi calon pelamar yang berasal dari instansi TNI dan POLRI surat keterangan Kelakuan Baik (SKKB) dikeluarkan dari Kesatuan masing – masing yang telah dilegalisir.
  20. Foto Copy Surat Tanda Registrasi ( STR ) yang masih berlaku Minimal 6 Bulan.
  21. Surat Keterangan Bebas Penggunaan NAPZA (Narkotik, Psikotropik, dan Zat Adiktif lain), dari Rumah Sakit Pemerintah.
  22. Surat Rekomendasi Akademik dari 2 (dua) orang staf  pengajar (kecuali Pimpinan, pengelola Departemen dan pengelola Program Studi). Form surat Rekomendasi dapat di unduh di sini.
  23. Usia pendaftar bagi program studi Bedah Mulut, Konservasi Gigi, dan IKGA, batas usia pada saat mendaftar maksimal 35 tahun.
  24. Usia pendaftar bagi program Studi Ortodontik dan IPM, batas usia pada saat mendaftar maksimal 40 tahun.
  25. Tidak ada batas usia pendaftar bagi program studi RKG, Prostodonsia, dan Periodonsia.
  26. Untuk Pendaftar Program Studi Ortodontik dan IPM disyaratkan sudah satu tahun lulus dokter gigi.
  27. Untuk Pendaftar Program Studi Prostodontik dan Konservasi Gigi diutamakan yang memiliki pengalaman kerja sebagai dokter gigi minimal satu tahun.
  28. Untuk staf pengajar FKG Unpad serta peserta yang berstatus tubel dari Kemenhan dan Polri serta Staff pengajar PTN bersatus PNS batas maksimal usia 40 tahun (tidak berlaku untuk program studi  Periodonsia).
  29. Fotocopi surat Keterangan Selesai Masa Bakti bagi yang sudah menyelesikannya.
  30. Pas Photo Berwarna Ukuran 4 x 6 sebanyak 3 Lembar.
  31. Surat Pernyataan tidak sedang mengikuti seleksi PPDGS di Universitas lain pada periode yang sama (surat pernyataan download di sini).
  32. Untuk Prodi BM telah mempunyai Sertifikat ATLS (Advanced Trauma Life Support), atau BLS (Basic Life Support), atau Primary Trauma Care (PTC)*
  33. Surat Keterangan/Pernyataan Jaminan Pembiayaan (download di sini)
  34. Seluruh persyaratan di atas tersebut di scan/pindai (menjadi berkas digital dengan format file *.pdf atau *.jpeg), dan disusun sesuai urutan nomor tersebut.

Program Spesialis dan Sub-spesialis Gelombang I Tahun Akademik 2024/2025

Update: 27/03/2024

No. Fakultas Jenjang Program Studi Konsentrasi Daya Tampung
1 Kedokteran Spesialis Anestesiologi dan Terapi Intensif Anestesi 18
2 Kedokteran Spesialis Bedah Bedah 20
3 Kedokteran Spesialis Bedah Saraf Bedah Saraf 10
4 Kedokteran Spesialis Obstetri dan Ginekologi Kebidanan dan Penyakit Kandungan 26
5 Kedokteran Spesialis Psikiatri Kedokteran Jiwa Kedokteran Jiwa 5
6 Kedokteran Spesialis Kedokteran Forensik dan Studi Medikolegal Kedokteran Kehakiman 9
7 Kedokteran Spesialis Kesehatan Anak Kesehatan Anak 21
8 Kedokteran Spesialis Patalogi Anatomi Patologi Anatomi 6
9 Kedokteran Spesialis Patologi Klinik Patologi Klinik 11
10 Kedokteran Spesialis Penyakit Dalam Penyakit Dalam 21
11 Kedokteran Spesialis Dermatologi dan Venereologi Kesehatan Kulit dan Kelamin 9
12 Kedokteran Spesialis Kesehatan Mata Penyakit Mata 14
13 Kedokteran Spesialis Neurologi Penyakit Syaraf 9
14 Kedokteran Spesialis Kesehatan Telinga Hidung Tenggorok Bedah Kepala dan Leher Kesehatan THT-KL 6
15 Kedokteran Spesialis Radiologi Radiologi 13
16 Kedokteran Spesialis Orthopaedi dan Traumatologi Bedah Orthopaedi 10
17 Kedokteran Spesialis Kedokteran Nuklir Kedokteran Nuklir 10
18 Kedokteran Spesialis Urologi Urologi 11
19 Kedokteran Spesialis Bedah Anak Bedah Anak 6
20 Kedokteran Spesialis Kedokteran Fisik dan Rehabilitasi Kedokteran Fisik dan Rehabilitasi 11
21 Kedokteran Spesialis Penyakit Jantung dan Pembuluh Darah Kardiologi & Kedokteran Vaskuler 12
22 Kedokteran Spesialis Ilmu Bedah Plastik Bedah Plastik 8
23 Kedokteran Spesialis Kedokteran Keluarga Layanan Primer Kedokteran Keluarga Layanan Primer 15
24 Kedokteran Subspesialis Obstetri dan Ginekologi Obstetri dan Ginekologi 30
25 Kedokteran Subspesialis Kesehatan Anak Ilmu Kesehatan Anak 15
26 Kedokteran Subspesialis Anestesiologi dan Terapi Intensif Anestesiologi dan Terapi Intensif 18
27 Kedokteran Subspesialis Penyakit Dalam Penyakit Dalam 55
28 Kedokteran Subspesialis Bedah Bedah 8
29 Kedokteran Gigi Spesialis Ilmu Penyakit Mulut Ilmu Penyakit Mulut 5
29 Kedokteran Gigi Spesialis Bedah Mulut dan Maksilofasial Bedah Mulut dan Maksilofasial 12
29 Kedokteran Gigi Spesialis Ortodonti Ortodonti 12
29 Kedokteran Gigi Spesialis Prostodonti Prostodonti 12
29 Kedokteran Gigi Spesialis Radiologi Kedokteran Gigi Radiologi Kedokteran Gigi 5
29 Kedokteran Gigi Spesialis Periodonsia Periodonsia 10
29 Kedokteran Gigi Spesialis Ilmu Kedokteran Gigi Anak Ilmu Kedokteran Gigi Anak 14
29 Kedokteran Gigi Spesialis Konservasi Gigi Konservasi Gigi 14
  1. Memeriksa persyaratan umum dan khusus untuk mendaftar ke program studi yang dituju.

  2. Mendaftar dan mengisi data secara online di laman https://pendaftaran.unpad.ac.id/login dengan cara mengsi informasi sebagai berikut:

    • Nama Lengkap

    • Nomor Induk Kependudukan (NIK) / No. Passport

    • Alamat E-Mail

    • Nomor Telepon Aktif

    • Mengisikan password yang diinginkan untuk login ke portal peserta SMUP.

    • Data Kewarganegaraan (country of citizenship).

    • Identitas diri, alamat, data asal pendidikan, data pekerjaan, pilihan jenjang dan program studi.

  3. Mengupload dokumen asli sebagai berikut:

    1. Ijazah Program Profesi Dokter bagi pendaftar Program Spesialis. Ijazah Program Spesialis bagi pendaftar Program Subspesialis.

    2. Transkrip Program Profesi Dokter bagi pendaftar Program Spesialis. Transkrip Program Spesialis bagi pendaftar Program Subspesialis.

    3. Sertifikat Tes Kemampuan Akademik (TKA): Pusat Inovasi Psikologi Universitas Padjadajaran (PIP Unpad), PLTI Himpsi, UGM, UNAIR, UI, BAPENNAS.

    4. Sertifikat Tes Kemampuan Bahasa Inggris yang dapat berupa salah satu dari tes berikut:

      • International TOEFL (Internet-Based Test); International English Language Testing System (IELTS) Academic;

      • International English Testing System (IELTS) dari institusi seperti British Council, IALF, atau IDP

      • Tes Kemampuan Bahasa Inggris (TKBI) UNPAD

      • Test of English Proficiency (TOEP) dari Pusat Layanan Tes Indonesia (PLTI)

      • Tes Kemampuan Bahasa Inggris yang dikeluarkan oleh Lembaga Bahasa dari ITB atau UPI dan Lembaga The British Institute (TBI) atau English First (EF)

    5. Jika Anda ingin mengikuti TKBI Online yang diselenggarakan oleh Pusat Bahasa Unpad, silahkan akses laman https://pendaftaran.unpad.ac.id/ Apabila Anda mendaftar untuk mengikuti ujian TKBI Online di Universitas Padjadjaran dan telah melakukan pembayaran biaya ujian TKBI Online, mohon perhatikan petunjuk di bawah ini: Tata Tertib Peserta TKBI Online SMUP Panduan Singkat/User Manual Ujian TKBI Online SMUP

    6. Statement of Purpose (Pernyataan Tujuan) dalam Bahasa Indonesia atau Bahasa Inggris yang memuat hal sebagai berikut:

      • Perkenalkan diri, minat dan motivasi Anda (Introduce yourself, your interests and motivations)

      • Jelaskan dengan singkat perjalanan studi Sarjana dan Pascasarjana Anda (Summarize your undergraduate and previous graduate career)

      • Diskusikan relevansi dari aktivitas dan kegiatan Anda belakangan ini (Discuss the relevance of your recent and current activities)

      • Jelaskan minat akademis Anda (Elaborate on your academic interests)

    7. Pas foto terbaru berwarna dengan latar belakang putih ukuran 3×4 cm

    8. Kartu Tanda Penduduk

    9. Kartu Keluarga

    10. Dokumen lain yang disyaratkan oleh Program Studi.

    11. Dokumen yang diunggah dan data yang diisikan peserta akan diverifikasi oleh panitia seleksi.

  4. Membayar biaya pendaftaran ke Bank yang ditunjuk Unpad dengan sebelumnya mencetak nomor tagihan yang diperoleh pada saat pendaftaran online sebesar Rp. 1.250.000 untuk Program Spesialis dan Rp. 1.750.000 untuk Program Subspesialis.
  5. Mencetak atau menyimpan kartu peserta ujian yang diperoleh setelah melakukan pembayaran di laman https://pendaftaran.unpad.ac.id/login
  6. Melakukan Tes Wawancara dan atau Ujian yang akan diinfokan lebih lanjut oleh program studi.
Tanggal Penting Spesialis dan Subspesialis
Pendaftaran 19 Maret – 19 Juli 2024
Ujian/Wawancara 25 – 26 Juli 2024
Pengumuman Seleksi 2 Agustus 2024

Dalam menentukan mahasiswa yang akan diterima, panitia seleksi akan mempertimbangkan beberapa hal berikut:

  1. Kinerja akademik sebelumnya
  2. Nilai Tes Kemampuan Akademik dan Tes Kemampuan Bahasa Inggris
  3. Motivasi dan potensi akademik yang diperoleh dari isi Statement of Purpose dan hasil wawancara
  4. Tes akademik di program studi
  5. Skill test (jika dibutuhkan)

Dokumen yang diunggah dan data yang diisikan peserta akan dilakukan verifikasi oleh Panitia Seleksi.

Diinformasikan kemudian

Diniformasikan kemudian

Peserta yang dinyatakan eligible akan dihubungi pihak Fakultas/Program Studi melalui Nomor Telepon atau Whatsapp atau Email, pastikan semuanya Aktif.