Program Spesialis

  1. Warga Negara Indonesia atau Warga Negara Asing.
  2. Lulusan program profesi dokter yang terakreditasi oleh BAN PT/LAM-PTKes bagi calon mahasiswa program spesialis atau lulusan program spesialis yang terakreditasi oleh BAN PT/LAM-PTKes bagi calon mahasiswa program subspesialis).
  3. Memiliki nilai Tes Kemampuan Akademik (TKA) atau Tes Potensi Akademik (TPA) minimal 450.
  4. Memiliki nilai Tes Kemampuan Berbahasa Inggris:
    • Sertifikat International TOEFL (Paper-Based Test) paling sedikit 450;
    • International TOEFL (Internet-Based Test) paling sedikit 45;
    • International TOEFL (Computer-Based Test) paling sedikit 135;
    • International English Language Testing System (IELTS) Academic paling sedikit 4,5;
    • Tes Kemampuan Bahasa Inggris (TKBI) paling sedikit 450
  5. Memiliki Statement of Purpose (Pernyataan Tujuan) dalam Bahasa Indonesia atau Bahasa Inggris.

PERSYARATAN PENDAFTARAN PROGRAM PENDIDIKAN DOKTER SPESIALIS-1 (PPDS-1) DAN KEDOKTERAN LAYANAN PRIMER (DLP) FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS PADJADJARAN GELOMBANG I TAHUN AKADEMIK 2020/2021 (PERIODE AGUSTUS 2020)

  1. Persyaratan Umum Program Pendidikan Dokter Spesialis-1 (PPDS-1) dan Kedokteran Layanan Primer (DLP), meliputi:
    1. Mengisi formulir pendaftaran Program Pendidikan Dokter Spesialis Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran dengan diketik atau ditulis tangan (dengan huruf balok), dapat di unduh di laman http://smup.unpad.ac.id.
    2. Surat Permohonan untuk mengikuti Program Pendidikan Dokter Spesialis-1 Fakultas Kedokteran yang diketik atau ditulis tangan sendiri (dengan huruf balok) ditujukan kepada Yth.Rektor UNPAD melalui Dekan Fakultas Kedokteran UNPAD, tembusan kepada kepada Ketua Program Studi terkait di lingkungan FK.UNPAD.
    3. Dokter Warga Negara Indonesia lulusan Fakultas Kedokteran yang telah terakreditasi.
    4. Dokter Warga Negara Asing yang mendapat persetujuan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi dan telah memenuhi ketentuan Konsil Kedokteran Indonesia.
    5. Dokter Spesialis lulusan luar negeri (untuk Program Adaptasi) yang mendapat persetujuan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi dan telah memenuhi ketentuan Konsil Kedokteran Indonesia.
    6. Bukti Pembelian PIN (Personal Identification Number) dari Bank Negara Indonesia (BNI)/Bank yang ditunjuk.
    7. Kartu Ujian SMUP yang sudah ditanda tangani pendaftar.
    8. Hasil pencetakan isian biodata online yang sudah ditempel pas foto berwarna ukuran 3×4, tanda tangan di atas materai dan cap jempol tangan kiri.
    9. Kartu Tanda Penduduk (KTP).
    10. Ketentuan Batas Usia calon peserta Maksimal : 35,0 tahun pada saat memulai pendidikan (tanggal 15 Agustus 2020), kecuali :
      • Prodi Ilmu Kedokteran Jiwa : 40,0 tahun pada saat memulai pendidikan.
      • Prodi Patologi Anatomi : 37,0 tahun pada saat memulai pendidikan.
      • Prodi Ilmu Kedokteran Forensik : 35 tahun 11 bulan pada saat memulai pendidikan bagi peserta Reguler dan 42 tahun 11 bulan bagi PNS dan peserta tugas belajar (tubel).
      • Prodi Ilmu Kedokteran Nuklir : 35,0 tahun pada saat memulai pendidikan bagi peserta Reguler dan 40,0 tahun bagi peserta tugas belajar Instansi Pemerintah/Swasta (tubel).
      • Prodi Kardiologi dan Kedokteran Vaskuler : 35,0 tahun bagi pendaftar berasal dari Dokter Umum, dan 45,0 bagi pendaftar berasal dari Dokter Spesialis Penyakit Dalam.
      • Prodi Ilmu Bedah Anak : 35,0 tahun bagi pendaftar berasal dari Dokter Umum, dan 37,0 tahun bagi pendaftar berasal dari Spesialis Bedah Umum.
      • Prodi Kedokteran Layanan Primer : Tidak ada batas maksimal usia.
    11. Ijazah Sarjana Kedokteran yang telah dilegalisasi oleh pimpinan fakultas.
    12. Ijazah Profesi yang telah dilegalisasi oleh pimpinan fakultas.
    13. Transkrip akademik S.Ked.yang telah dilegalisasi oleh pimpinan fakultas (tidak menerima konversi Indeks Prestasi).
    14. Transkrip akademik Profesi yang telah dilegalisasi oleh pimpinan fakultas (tidak menerima konversi Indeks Prestasi).
    15. Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) Gabungan untuk Sarjana Kedokteran dan Profesi minimal 2,75 kecuali :
      • Prodi Ilmu Kedokteran Forensik : IPK Gabungan untuk Sarjana Kedokteran dan Profesi wajib minimal 2,50.
      • Prodi Ilmu Penyakit Dalam, dan Ilmu Kesehatan Mata : IPK Gabungan untuk Sarjana Kedokteran dan Profesi wajib minimal 3,00.
      • Prodi Ilmu Bedah, Urologi, Ilmu Bedah Plastik, Ilmu Kesehatan Anak, dan Ilmu Kedokteran Nuklir : IPK untuk Sarjana Kedokteran dan Profesi masing-masing wajib minimal 2,75.
      • Prodi Ilmu Kedokteran Nuklir untuk calon pendaftar non tubel : IPK untuk Sarjana Kedokteran dan Profesi masing-masing wajib minimal 2,75. Sementara untuk calon pendaftar tubel Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) Gabungan untuk Sarjana Kedokteran dan Profesi minimal 2,75.
      • Prodi Kardiologi dan Kedokteran Vaskuler : IPK untuk Sarjana Kedokteran dan Profesi masing-masing wajib minimal 3,00.
      • Prodi Obstetri dan Ginekologi : IPK Gabungan untuk Sarjana Kedokteran dan Profesi harus minimal 3,00. Dengan perhitungan sebagai berikut : (perhitungan IPK Sked. x SKS ; IPK Profesi x SKS ; Jumlah seluruhnya dibagi jumlah seluruh SKS)
    16. Surat Tanda Registrasi (STR) Dokter dari Konsil Kedokteran Indonesia yang masih berlaku.
    17. Surat Ijin Praktek (SIP) Dokter Umum terbitan pertama.
    18. Surat Ijin Praktek (SIP) Dokter Umum terakhir (yang masih berlaku).
    19. Telah lulus dokter minimal 1 (satu) tahun terhitung sejak dinyatakan lulus Uji Kompetensi Dokter Indonesia (UKDI) dan/atau Uji Kompetensi Mahasiswa Program Profesi Dokter (UKMPPD), dengan menyertakan fotocopy tanda bukti (lembar Nilai kelulusan UKDI yang diterbitkan oleh Komite Bersama UKDI, dan/atau UKMPPD yang diterbitkan oleh Panitia Nasional UKMPPD).
    20. Surat Keterangan telah bekerja oleh pimpinan institusi, bagi dokter yang melaksanakan Internship dan telah bekerja di Institusi Pelayanan Kesehatan (Rumah Sakit Pemerintah atau Swasta, maupun Klinik) selama 6 (enam) bulan sejak diterbitkannya Surat Ijin Praktek (SIP) Dokter Umum.
    21. Surat rekomendasi dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI) setempat yang menyatakan aktif keanggotaan dan tidak pernah melakukan malpraktek atau melakukan pelanggaran kode etik kedokteran.
    22. Surat Keterangan Berbadan Sehat dari Rumah Sakit Pemerintah termasuk pemeriksaan buta warna (tidak buta warna).
    23. Surat Keterangan Bebas Penggunaan NAPZA (Narkotik, Psikotropik, dan Zat Adiktif lain), dari Rumah Sakit Pemerintah.
    24. Surat Keterangan Kelakukan Baik (SKKB) dari setingkat Kepolisian Resort Kota (Polresta).
    25. Khusus bagi calon pendaftar yang berasal dari instansi TNI dan POLRI Surat Keterangan Hasil Penelitian (SKHP) untuk seleksi Pendidikan Kedokteran Spesialis dikeluarkan dari kesatuan masing-masing yang telah dilegalisasi.
    26. Bagi Aparatur/Pegawai Negeri Sipil (PNS) wajib melampirkan fotocopy SK.Calon PNS (80%) dan SK.Pengangkatan PNS (100%).
    27. Bagi Aparatur TNI dan POLRI wajib melampirkan fotocopy SK.Pengangkatan KORPS Militer dan SK.Kenaikan Pangkat/Jabatan terakhir.
    28. Bagi Aparatur/Pegawai Negeri Sipil (PNS), TNI dan POLRI wajib melampirkan Surat Rekomendasi Pimpinan atau Surat Perintah (Sprin) untuk mengikuti seluruh tahapan seleksi dan proses kegiatan pendidikan di Program Studi terkait FK.UNPAD.
    29. Bagi yang telah melaksanakan PTT wajib melampirkan fotocopy SK.Pengangkatan dan Penempatan PTT, serta Surat Keterangan Selesai Masa Bakti dari Kementerian Kesehatan.
    30. Bagi pendaftar yang mendapat Beasiswa Pendidikan oleh instansi pemerintah atau swasta, wajib melampirkan surat keterangan/pernyataan jaminan pembiayaan dari instansi yang menjamin.
    31. Surat Rekomendasi mengikuti PPDS-1/DLP yang telah ditandatangani dari pemberi rekomendasi.
    32. Sertifikat kongres/seminar/pertemuan ilmiah/kursus dan penelitian dalam bidang keilmuan program studi terkait yang pernah diikuti.
    33. Sertifikat/Tanda penghargaan pemerintah seperti dokter teladan atau pernah bertugas dengan baik di daerah bencana alam, merupakan nilai tambah bagi semua program studi.
    34. Surat Pernyataan Tidak sedang mengikuti seleksi PPDS-1 dan DLP di Universitas lain pada periode yang sama, dan tidak sedang menjadi peserta didik PPDS-1 dan DLP di Program Studi FK.UNPAD maupun Universitas lain.
    35. Berkas-berkas lampiran Persyaratan Khusus tambahan dari Program Studi terkait yang diminati.
    36. Seluruh persyaratan di atas tersebut di scan/pindai (menjadi berkas digital dengan format file *.pdf atau *.jpeg), dan disusun sesuai urutan nomor tersebut.
  2. Persyaratan Khusus Program Pendidikan Dokter Spesialis-1 (PPDS-1) dan Kedokteran Layanan Primer (DLP), meliputi:
    1. (130121) Anestesiologi :
      • Wajib memiliki sertifikat telah mengikuti dan lulus kursus ACLS.
    2. (130221) Ilmu Bedah :
      • Wajib memiliki sertifikat telah mengikuti dan lulus kursus ATLS.
      • Wajib memiliki sertifikat “Basic Surgical Course-Key Skills” dari Kolegium Ilmu Bedah Indonesia.
      • Wajib melampirkan hasil pemeriksaan laboratorium (asli) bebas penyakit Hepatitis B dan C serta bebas HIV.
      • Wajib melampirkan sertifikat/hasil Tes Kemampuan Bahasa Inggris (TKBI) atau Test of English as a Foreign Language (TOEFL) nilai minimal 450 dengan masa berlaku maksimal 6 (enam) bulan.
      • Wajib melampirkan hasil tes Minnesota Multiphasic Personality Inventory (MMPI) yang dilakukan di RSUP.Dr.Hasan Sadikin Bandung.
      • Calon peserta hanya bisa mendaftar maksimal sebanyak 2 (dua) kali pendaftaran.
    3. (130321) Ilmu Bedah Saraf:
      • Wajib melampirkan hasil tes Minnesota Multiphasic Personality Inventory (MMPI) yang dilakukan di RSUP.Dr.Hasan Sadikin Bandung.
    4. (130421) Obstetri dan Ginekologi :
      • Wajib memiliki sertifikat telah mengikuti dan lulus kursus, ATLS, ACLS, Asuhan Persalinan Normal (APN) dan PONED.
      • Wajib melampirkan hasil pemeriksaan laboratorium (asli) bebas penyakit Hepatitis B dan C, serta bebas HIV.
      • Tidak menderita buta warna, serta dilakukan pemeriksaan khusus lainnya oleh Program Studi Obstetri dan Ginekologi.
      • Merupakan nilai tambah bila memiliki pengalaman dalam mengikuti praktek/mendapat bimbingan dalam mengelola kasus Obstetri dan Ginekologi minimal selama 6 (enam) bulan, dengan menyertakan buku log yang sudah disahkan oleh dokter spesialis Obstetri dan Ginekologi di Rumah Sakit dimana pendaftar bekerja.
      • Tidak menerima calon peserta yang pernah mendaftar di pusat studi (Universitas) lain dengan nilai akreditasi sama atau lebih rendah daripada nilai akreditasi Departemen Obstetri & Ginekologi FK.UNPAD.
      • Calon peserta hanya dapat mendaftar sebanyak 2 (dua) kali di Program Studi Obstetri & Ginekologi di seluruh Indonesia.
      • Bagi calon peserta wanita tidak boleh hamil pada tahun pertama (semester ke-1 dan ke-2), jika diterima.
    5. (130621) Ilmu Kedokteran Forensik :
      • Wajib melampirkan sertifikat/hasil Tes Kemampuan Bahasa Inggris (TKBI) atau Test of English as a Foreign Language (TOEFL) nilai minimal 450.
    6. (130721) Ilmu Kesehatan Anak :
      • Wajib mengikuti Kursus Resusitasi Neonatus.
      • Wajib mengikuti Pediatric Emergency Life Support (PELS), atau Advanced Pediatric Resuscitation Course (APRC).
      • Tidak diperkenankan mendaftar lebih dari 2 (dua) kali di Program Studi Ilmu Kesehatan Anak di Indonesia.
      • Bagi calon peserta wanita tidak boleh hamil pada tahun pertama (semester ke-1 dan ke-2), jika diterima.
      • Tidak praktek pribadi dalam 6 (enam) bulan pertama, jika diterima.
    7. (130821) Patologi Anatomi :
      • Wajib melampirkan sertifikat/hasil Tes Kemampuan Bahasa Inggris (TKBI) atau Test of English as a Foreign Language (TOEFL) nilai minimal 450 dengan masa berlaku maksimal 1 (satu) tahun.
      • Surat Keterangan bebas buta warna (tidak buta warna) dan glukoma.
      • Bagi calon peserta wanita tidak boleh hamil pada tahun pertama (semester ke-1 dan ke-2), jika diterima.
    8. (130921) Patologi Klinik :
      • Wajib melampirkan sertifikat/hasil Tes Kemampuan Bahasa Inggris (TKBI) atau Test of English as a Foreign Language (TOEFL) nilai minimal 500.
      • Surat Keterangan bebas buta warna (tidak buta warna) dan glukoma.
      • Bagi calon peserta wanita tidak boleh hamil pada tahun pertama (semester ke-1 dan ke-2), jika diterima.
    9. (131021) Ilmu Penyakit Dalam :
      • Wajib memiliki sertifikat telah mengikuti ACLS dan COMET dalam 2 (dua) tahun terakhir.
      • Wajib melampirkan hasil pemeriksaan laboratorium (fotocopy legalisir) bebas penyakit Hepatitis B dan C, serta bebas HIV dan penyakit menular serta penyakit kronik lainnya, dari Rumah Sakit Pemerintah.
      • Tidak menderita buta warna.
      • Wajib melampirkan fotocopy Surat Perjanjian Kerjasama/Kontrak Kerja dari notaris, bagi calon peserta yang mendapat beasiswa dari Instansi Negeri/Swasta.
      • Bagi calon peserta wanita tidak boleh hamil pada tahun pertama (semester ke-1 dan ke-2), jika diterima.
      • Calon peserta hanya dapat mendaftar sebanyak 2 (dua) kali di Program Studi Ilmu Penyakit Dalam di seluruh Indonesia.
      • Persyaratan yang wajib dibawa pada saat Tes Akademik di Program Studi Ilmu Penyakit Dalam, sebagai berikut :
        1. Kartu Ujian SMUP.
        2. Alat tulis.
        3. Pas foto berwarna tahun terakhir ukuran 4×6 sebanyak 2 (dua) buah.
        4. Materai Rp.6000,- sebanyak 2 (dua) lembar.
        5. Kartu Identitas Pribadi (KTP).
        6. Fotocopy Kartu Keluarga.
        7. Fotocopy Akta Nikah bagi yang sudah menikah.
        8. Fotocopy legalisir Ijazah dan nilai kelulusan (NEM) SMA/sedejarat.
        9. Fotocopy legalisir Ijazah dan Transkrip Nilai S.Ked.
        10. Fotocopy legalisir Ijazah dan Transkrip Nilai Profesi Dokter.
        11. Fotocopy nilai Uji Kompetensi Dokter Indonesia (UKDI) dan/atau Uji Kompetensi Mahasiswa Program Profesi Dokter (UKMPPD).
        12. Fotocopy Surat Tanda Registrasi (STR) Dokter dari Konsil Kedokteran Indonesia yang masih berlaku.
        13. Surat Keterangan Berbadan Sehat dari Rumah Sakit Pemerintah termasuk pemeriksaan buta warna (tidak buta warna).
        14. Hasil pemeriksaan laboratorium (asli) bebas penyakit Hepatitis B dan C, serta bebas HIV dan penyakit menular serta penyakit kronik lainnya, dari Rumah Sakit Pemerintah.
        15. Surat Keterangan Bebas Penggunaan NAPZA (Narkotik, Psikotropik, dan Zat Adiktif lain), dari Rumah Sakit Pemerintah.
        16. Surat Keterangan Kelakukan Baik (SKKB) yang masih berlaku.
    10. (131121) Ilmu Kesehatan Kulit dan Kelamin :
      • Calon peserta hanya dapat mendaftar maksimal sebanyak 3 (tiga) kali pendaftaran.
      • Tidak menderita buta warna.
    11. (131221) Ilmu Kesehatan Mata :
      • Surat Keterangan Kesehatan Mata yang membuktikan bahwa calon peserta didik memiliki tajam penglihatan terbaik dengan koreksi minimal 0.8 (binokular) dan memiliki kemampuan penglihatan stereopsis yang baik serta tidak menderita buta warna. (Apabila diperlukan pemeriksaan dapat diulang kembali oleh dokter spesialis mata yang ditunjuk oleh Program Pendidikan Dokter Spesialis-1 Ilmu Kesehatan Mata FK.UNPAD).
      • Wajib melampirkan sertifikat/hasil Tes Kemampuan Bahasa Inggris (TKBI) atau Test of English as a Foreign Language (TOEFL) nilai minimal 500.
      • Wajib melampirkan foto copy Surat Perjanjian Kerjasama/Kontrak Kerja dari notaris, bagi calon peserta yang mendapat beasiswa dari Instansi Negeri/Swasta.
      • Calon peserta hanya bisa mendaftar maksimal sebanyak 2 (dua) kali pendaftaran.
      • Bagi calon peserta didik yang diterima tidak dapat mengambil cuti pada tahun pertama masa pendidikan.
    12. (131321) Neurologi :
      • Sertifikat telah mengikuti CME Neurologi merupakan nilai tambah.
      • Calon peserta hanya bisa mendaftar maksimal sebanyak 2 (dua) kali pendaftaran.
      • Wajib melampirkan sertifikat/hasil Tes Kemampuan Bahasa Inggris (TKBI) atau Test of English as a Foreign Language (TOEFL) nilai minimal 450
      • Wajib melampirkan hasil pemeriksaan laboratorium (asli) bebas penyakit Hepatitis B dan C, serta bebas HIV dan penyakit menular serta penyakit kronik lainnya.
      • Bagi calon peserta wanita tidak boleh hamil pada tahun pertama (semester ke-1 dan ke-2), jika diterima.
      • Wajib memiliki sertifikat telah mengikuti ACLS dan ECG
    13. (131421) Ilmu Kesehatan THT-KL :
      • Wajib melampirkan sertifikat/hasil Tes Kemampuan Bahasa Inggris (TKBI) dengan nilai minimal 481 atau Test of English as a Foreign Language (TOEFL) nilai minimal 450.
      • Wajib melampirkan hasil pemeriksaan laboratorium (asli) bebas penyakit Hepatitis B dan C serta bebas HIV.
      • Wajib melampirkan hasil pemeriksaan/surat keterangan bebas buta warna.
      • Dilakukan pemeriksaan khusus oleh Program Studi Ilmu Kesehatan THT-KL.
      • Merupakan nilai tambah bila menunjukkan minat program studi, yang dibuktikan dengan memiliki sertifikat telah mengikuti kongres/simposium/seminar/workshop/bakti sosial/pertemuan ilmiah Ilmu Kesehatan THT-KL.
      • Calon peserta hanya dapat mendaftar maksimal sebanyak 2 (dua) kali pendaftaran.
    14. (131521) Radiologi :
      • Wajib melampirkan sertifikat/hasil Tes Kemampuan Bahasa Inggris (TKBI) atau Test of English as a Foreign Language (TOEFL) nilai minimal 450.
    15. (131621) Orthopaedi dan Traumatologi :
      • Wajib memiliki sertifikat telah mengikuti dan lulus kursus ATLS.
      • Dilakukan pemeriksaan kesehatan khusus oleh Program Studi Orthopaedi dan Traumatologi yang antara lain mencakup fungsi ginjal, profil lipid-kolesterol, penyakit menular tertentu (hepatitis A, B, dan C, serta pemeriksaan infeksi HIV) dan Bebas Buta Warna.
      • Calon peserta pernah membuat Karya Ilmiah, menjadi nilai tambah.
      • Telah mengikuti minimal 3 (tiga) kegiatan symposium/kongres Orthopaedi berskala Nasional.
      • Calon peserta hanya dapat mendaftar sebanyak 2 (dua) kali di Program Studi Orthopaedi dan Traumatologi di seluruh Indonesia.
      • Melaksanakan Registrasi pendaftaran ke Kolegium Orthopaedi dan Traumatologi Indonesia, melalui email : http://member.kolegium-ioa.org (untuk melanjutkan/mengikuti seleksi Calon PPDS-1 Orthopaedi dan Traumatologi di FK.UNPAD pada periode Februari/Agustus)
      • Wajib mengirimkan softcopy Curriculum Vitae dan pas photo warna terbaru ukuran 4×6 dikirim melalui email ke : kaprodi.orthopaedi.sp1@unpad.ac.id
    16. (131721) Ilmu Kedokteran Nuklir :
      • Wajib memiliki sertifikat telah mengikuti dan lulus kursus ECG dan ACLS.
      • Wajib melampirkan sertifikat/hasil Tes Kemampuan Bahasa Inggris (TKBI) atau Test of English as a Foreign Language (TOEFL) nilai minimal 450.
      • Wajib mengirimkan softcopy Curriculum Vitae dan pas photo warna terbaru ukuran 4×6 dikirim melalui email ke : kaprodi.nuklir.sp1@unpad.ac.id
      • Mengikuti pemeriksaan/tes Minnesota Multiphasic Personality Inventory (MMPI) yang diselenggarakan oleh Program Studi Ilmu Kedokteran Nuklir di RSUP.Dr.Hasan Sadikin Bandung.
    17. (131821) Urologi :
      • Wajib mengirimkan softcopy Curriculum Vitae dan pas photo warna terbaru ukuran 4×6 dikirim melalui email ke : kaprodi.urologi.sp1@unpad.ac.id
      • Wajib memiliki sertifikat telah mengikuti dan lulus kursus ATLS.
      • Wajib memiliki sertifikat “Basic Surgical Course-Key Skills” dari Kolegium Ilmu Bedah Indonesia.
      • Wajib melampirkan hasil pemeriksaan laboratorium (asli) bebas penyakit Hepatitis B dan C serta bebas HIV.
      • Wajib melampirkan sertifikat/hasil Tes Kemampuan Bahasa Inggris (TKBI) atau Test of English as a Foreign Language (TOEFL) nilai minimal 450 dengan masa berlaku maksimal 6 (enam) bulan.
      • Wajib melampirkan hasil tes Minnesota Multiphasic Personality Inventory (MMPI) yang dilakukan di RSUP.Dr.Hasan Sadikin Bandung.
      • Tidak diperkenankan mendaftar lebih dari 2 (dua) kali di Program Studi Urologi di Indonesia.
      • Bagi calon peserta wanita tidak boleh hamil pada tahun pertama (semester ke-1 dan ke-2), jika diterima.
    18. (131921) Ilmu Bedah Anak :
      • Wajib memiliki sertifikat telah mengikuti dan lulus kursus ATLS.
      • Wajib melampirkan hasil tes Minnesota Multiphasic Personality Inventory (MMPI) yang dilakukan di RSUP.Dr.Hasan Sadikin Bandung.
    19. (132021) Ilmu Kedokteran Fisik dan Rehabilitasi :
      • Wajib melampirkan hasil pemeriksaan laboratorium (asli) bebas penyakit Hepatitis B dan C, serta bebas HIV dan penyakit menular serta penyakit kronik lainnya.
      • Wajib melampirkan sertifikat/hasil Tes Kemampuan Bahasa Inggris (TKBI) atau Test of English as a Foreign Language (TOEFL) nilai minimal 450.
      • Merupakan nilai tambah bila memiliki pengalaman dalam mengikuti praktek/mendapat bimbingan dalam mengelola kasus Ilmu Kedokteran Fisik dan Rehabilitasi, minimal selama 3 (tiga) bulan.
      • Calon peserta hanya bisa mendaftar maksimal sebanyak 3 (tiga) kali pendaftaran.
    20. (132121) Kardiologi dan Kedokteran Vaskuler :
      • Wajib memiliki sertifikat telah mengikuti dan lulus kursus ACLS dan EKG.
      • Merupakan nilai tambah bila memiliki pengalaman dalam mengikuti praktek/mendapat bimbingan dalam mengelola kasus Kardio minimal selama 12 (dua belas) bulan, dengan menyertakan buku log yang sudah disahkan oleh dokter spesialis Kardiologi dan Kedokteran Vaskuler di rumah sakit dimana pendaftar bekerja.
      • Tidak menerima calon peserta yang pernah mendaftar di pusat studi (Universitas) lain dengan nilai akreditasi sama atau lebih rendah daripada nilai akreditasi Departemen Kardiologi dan Kedokteran Vaskular FK.UNPAD.
      • Menjadi calon prioritas bila peserta diutus oleh Pemerintah Kabupaten/Kota di Jawa Barat, dengan menunjukkan surat rekomendasi dari Bupati/Wakil, dan/atau Walikota/Wakil.
      • Calon peserta hanya dapat mendaftar maksimal sebanyak 2 (dua) kali pendaftaran.
    21. (132221) Kedokteran Layanan Primer :
      Persyaratan tambahan bagi Program Pendidikan Rekognisi Pembelajaran Lampau (dokter yang telah praktik >5 tahun) :

      • Melampirkan bukti telah melakukan pengalaman pemberdayaan masyarakat (misal : melakukan asesmen populasi di wilayah cakupan kerja, melakukan asesmen epidemiologi penyakit berdasarkan populasi di wilayah cakupan kerja, dll.)
      • Melampirkan bukti telah melakukan pengalaman manajemen fasilitas pelayanan kesehatan primer (misal : menerapkan prinsip patient safety, melakukan evaluasi program berbasis kendali mutu, dll.)
      • Melampirkan bukti pengalaman menjadi pimpinan (misal : pimpinan program pemberdayaan masyarakat, pimpinan organisasi profesi, dll.)
      • Melampirkan bukti pengalaman menangani kasus klinik (misal : kelainan alergik, anestesi dan penanganan nyeri, kelainan yang mengancam jiwa dan kegawat daruratan, kelainan kardiovaskular, dll.)
    22. (132321) Ilmu Bedah Plastik :
      • Wajib memiliki sertifikat telah mengikuti dan lulus kursus ATLS yang masih berlaku.
      • Wajib melampirkan hasil pemeriksaan laboratorium (asli) bebas penyakit Hepatitis B dan C serta bebas HIV.
      • Wajib melampirkan hasil pemeriksaan/surat keterangan bebas buta warna.
      • Merupakan nilai tambah bagi calon peserta yang pernah mengikuti pelatihan atau terpapar dengan kegiatan yang berhubungan dengan bedah plastik.
      • Merupakan nilai tambah bagi calon peserta yang pernah membuat tulisan ilmiah setelah lulus dokter, dan pernah sebagai peneliti atau membantu penelitian.
      • Membuat surat pernyataan tidak pernah berhenti dari program studi lain karena alasan afektif (perilaku).
      • Tidak diperkenankan mendaftar lebih dari 2 (dua) kali di Program Studi Ilmu Bedah Plastik di Indonesia, dan membuat pernyataan tertulis.
      • Bagi calon peserta wanita tidak boleh hamil pada tahun pertama (semester ke-1 dan ke-2), jika diterima.
    23. (130521) Ilmu Kedokteran Jiwa
      • Wajib melampirkan hasil tes Minnesota Multiphasic Personality Inventory (MMPI) yang dilakukan di RSUP.Dr.Hasan Sadikin Bandung.
  3. Ketentuan tambahan :
    • Pilihan Program Studi hanya akan diproses 1 (satu) program studi pilihan yaitu pada pilihan ke-1, dan apabila mencantumkan program studi dipilihan ke-2 maka tidak akan diproses seleksi pada program studi pilihan ke-2 tersebut.
    • Formulir dan lampiran (berkas) pendaftaran tidak akan diproses tahap seleksi selanjutnya, apabila tidak memenuhi seluruh persyaratan yang tercantum di Persyaratan Umum dan Persyaratan Khusus tersebut diatas.
    • Jika calon mahasiswa tidak memungkinkan melakukan perjalanan untuk melakukan uji-uji yang menjadi persyaratan dikarenakan kondisi pandemi Covid-19, maka dokumen yang disyaratkan dapat diganti dengan surat pernyataan yang ditandatangani di atas materai Rp. 6.000,-. Format surat pernyataan dapat diunduh di laman http://smup.unpad.ac.id/spesialis-dan-subspesialis/
    • Uji yang tertunda dan digantikan dengan surat pernyataan dapat disusulkan kemudian, dan bila tidak memenuhi persyaratan, maka secara otomatis pendaftaran / penerimaan akan dibatalkan
  4. Seleksi Peserta SMUP PPDS dan DLP :
    Selain harus memenuhi persyaratan yang tercantum dalam ketentuan di atas, setiap peserta diwajibkan mengikuti seleksi yang akan diatur detail teknisnya kemudian berupa :

    1. Seleksi/Verifikasi Berkas Formulir Pendaftaran SMUP
    2. Tes Akademik [dilaksanakan oleh program studi terkait sesuai pendaftaran]
    3. Wawancara [dilaksanakan oleh program studi terkait sesuai pendaftaran]
    4. Tes Psikologi di Pusat Inovasi Psikologi Unpad. Pendaftaran bagi peserta PPDS Batch 4 dibuka tanggal 5 Juni 2020 Pukul 15.00 WIB – 9 Juni 2020 pukul 12.00 WIB melalui laman http://pip.unpad.ac.id/announcement/Asesmen-Psikologi-Online-Seleksi-Program-Pendidikan-Dokter-Spesialis-1-PPDS-1-dan-Kedokteran-Layanan-Primer-DLP-Fakultas-Kedokteran-Universitas-Padjadjaran
    5. Tes tambahan lainnya yang ditetapkan oleh masing-masing program studi.
  5. Pengumuman Penerimaan Calon Mahasiswa Baru:
    Surat Keputusan Penerimaan Calon Mahasiswa Baru ditanda tangani oleh Rektor Universitas Padjadjaran dan diumumkan melalui website: http://smup.unpad.ac.id atau http://pengumuman.unpad.ac.id, dan Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran akan memberikan Surat Keterangan hasil keputusan seleksi penerimaan calon mahasiswa baru kepada setiap pendaftar, baik yang diterima maupun yang tidak diterima sebagai Calon Mahasiswa Baru PPDS dan DLP Fakultas Kedokteran UNPAD. Pendaftar yang telah dinyatakan lulus/diterima, wajib segera berkoordinasi dengan Sekretariat Pokja Program Pendidikan Dokter Spesialis-1 (PPDS-1) Fakultas Kedokteran UNPAD untuk pengurusan persyaratan registrasi administrasi dan akademik selaku Calon Mahasiswa Baru UNPAD. Informasi lebih lanjut dapat menghubungi Sekretariat Pokja Program Pendidikan Dokter Spesialis-1 (PPDS-1) Fakultas Kedokteran UNPAD di Gedung Rumah Sakit Pendidikan UNPAD Lantai IV Jl.Eijkman No.38 Bandung, Telp/ fax: 022-2036549, email : info.fk@unpad.ac.id

PERSYARATAN PENDAFTARAN PROGRAM PENDIDIKAN DOKTER GIGI SPESIALIS (PPDGS) FAKULTAS KEDOKTERAN GIGI UNIVERSITAS PADJADJARAN GELOMBANG I TAHUN AKADEMIK 2020/2021 (PERIODE AGUSTUS 2020)

  1. Surat Permohonan untuk mengikuti Pendidikan Dokter Gigi Spesialis yang diketik, surat permohonan ditujukan kepada Rektor Universitas Padjadjaran, melalui Dekan Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Padjadjaran dan ditembuskan kepada Ketua Program Studi terkait.
  2. Mengisi Formulir Pendaftaran dapat di download Website SMUP Unpad
  3. Telah memiliki Sertifikat/Nilai Tes Kemampuan Bahasa Inggris (TKBI) yang dapat disetarakan sebagaimana tercantum dalam persyaratan umum di atas yang masih memiliki masa berlaku sesuai yang tertera di sertifikat atau dokumen hasil tes, kecuali untuk pilihan Program Studi Ilmu Bedah Mulut dengan masa berlaku maksimal 1 (satu) tahun.
  4. Telah memiliki bukti pendaftaran untuk Asesmen Psikologi di Pusat Psikologi Unpad.
  5. Fotocopy ijazah dan transkrip Sarjana Kedokteran Gigi dan Profesi yang telah dilegalisir
  6. IPK Profesi Minimal 2.75.
  7. Surat Tanda Registrasi (STR) Dokter Gigi dari Konsil Kedokteran Indonesia yang masih berlaku minimal 6 bulan beserta fotocopy nya.
  8. Fotocopy Akte Kelahiran
  9. Surat persetujuan Atasan bagi mereka yang masih bekerja pada perguruan tinggi, instansi pemerintahan atau swasta.
  10. Surat pernyataan dari instansi yang memberi beasiswa.
  11. Surat persetujuan dari keluarga (Orang tua/ Suami/ Istri)
  12. Surat Keterangan berbadan Sehat, Tidak memiliki keterbatasan fisik dan mental untuk melakukan tugas – tugas profesi, termasuk tidak buta warna dari Rumah Sakit Pemerintah.
  13. Surat Keterangan Kelakuan Baik (SKKB) setingkat kepolisian Resort Kota (Polresta)
  14. Khusus bagi calon pelamar yang berasal dari instansi TNI dan POLRI surat keterangan Kelakuan Baik (SKKB) dikeluarkan dari Kesatuan masing – masing yang telah dilegalisir.
  15. Surat Keterangan Bebas Penggunaan NAPZA (Narkotik, Psikotropik, dan Zat Adiktif lain), dari Rumah Sakit Pemerintah, Dinas Kesehatan atau BNN.
  16. Berkas Surat Rekomendasi Akademik (Cukup diketik dan tidak memerlukan tanda tangan) dari 2 (dua) orang staf pengajar (kecuali Pimpinan, pengelola Departemen dan pengelola Program Studi) yang dikirimkan secara langsung melalui email pribadi staf pengajar pemberi rekomendasi, dikirimkan ke alamat email info.fkg@unpad.ac.id dan tembusan cc ke madam.fkg@unpad.ac.id dengan subject email “[Surat Rekomendasi SMUP PPDGS] Nama peserta SMUP PPDGS yang direkomendasikan”.
  17. Untuk staf pengajar PTN dan penerima tubel Kemenhan dan Polri maksimal usia 40 tahun (tidak berlaku untuk program studi Ortodontik dan Periodonsia)
  18. Fotocopy surat Keterangan Selesai Masa Bakti bagi yang sudah menyelesikannya.
  19. Pas Photo Berwarna Ukuran 4 x 6 sebanyak 3 Lembar.
  20. Seluruh persyaratan di atas tersebut di scan/pindai (menjadi berkas digital dengan format file *.pdf atau *.jpeg), dan disusun sesuai urutan nomor tersebut.

Persyaratan Khusus Program Pendidikan Dokter Gigi Spesialis (PPDGS), meliputi:
Ilmu Bedah Mulut

  1. Batas usia pada saat mendaftar maksimal 35 tahun pada saat memulai pendidikan (tanggal 15 Agustus 2020).
  2. Wajib memiliki Sertifikat ATLS (Advanced Trauma Life Support), atau BLS (Basic Life Support), atau Primary Trauma Care (PTC), atau Pelatihan Kegawat daruratan lainnya, atau pelatihan teknik pembedahan lainnya.
  3. Surat Keterangan berbadan Sehat, tidak buta warna, bebas hepatitis B dan C, serta HIV dari Rumah Sakit Pemerintah.
  4. Telah memiliki Sertifikat/Nilai Tes Kemampuan Bahasa Inggris (TKBI) yang dapat disetarakan sebagaimana tercantum dalam persyaratan umum di atas dengan masa berlaku maksimal 1 (satu) tahun.

Ortodonsia

  1. Usia pendaftar bagi Program Studi Ortodontik, batas usia pada saat mendaftar maksimal 38 tahun pada saat memulai pendidikan (tanggal 15 Agustus 2020).
  2. Untuk Pendaftar Program Studi Ortodontik disyaratkan sudah satu tahun lulus dokter gigi.

Ilmu Kedokteran Gigi Anak

  1. Usia pendaftar bagi Program Studi Ilmu Kedokteran Gigi Anak, batas usia pada saat mendaftar maksimal 35 tahun pada saat memulai pendidikan (tanggal 15 Agustus 2020), kecuali pendaftar dengan dana mandiri tidak dibatasi.
  2. Untuk Pendaftar Program Studi IKGA diprioritaskan yang sudah lulus Minimal 3 tahun.

Konservasi Gigi

  1. Usia pendaftar bagi Program Studi Konservasi Gigi, batas usia pada saat mendaftar maksimal 35 tahun pada saat memulai pendidikan (tanggal 15 Agustus 2020), kecuali tubel kemenhan dan dosen PTN boleh sampai batas maksimal 40 tahun.

Seleksi Peserta SMUP PPDGS:
Selain harus memenuhi persyaratan yang tercantum dalam ketentuan di atas, setiap peserta diwajibkan mengikuti seleksi yang akan diatur detail teknisnya kemudian berupa:

  1. Seleksi/Verifikasi Berkas Formulir Pendaftaran SMUP
  2. Tes Psikologi [dilaksanakan oleh Tim Tes Pusat Inovasi Psikologi Unpad dengan jadwal 1-10 Juni 2020 secara online]. Informasi Tes di laman http://pip.unpad.ac.id/announcement/Asesmen-Psikologi-Online-Seleksi-Masuk-Program-Pendidikan-Dokter-Gigi-Spesialis-PPDGS-Universitas-Padjadjaran
  3. Tes Kemampuan Akademik [dilaksanakan oleh Tim Tes Pusat Inovasi Psikologi Unpad secara online]
  4. Tes Akademik [dilaksanakan oleh program studi terkait sesuai pendaftaran melalui online computer-based test]
  5. Tes Wawancara [dilaksanakan oleh program studi terkait sesuai pendaftaran]
  6. Tes Praktikum [dilaksanakan oleh program studi terkait sesuai pendaftaran, kecuali pilihan Program Studi PPDGS Radiologi Kedokteran Gigi dan Ilmu Penyakit Mulut tidak akan ada tes praktikum]. Jadwal pelaksanaan tes praktikum akan diinformasikan kepada peserta oleh prodi terkait.

  1. Memeriksa persyaratan umum dan khusus untuk mendaftar ke program studi yang dituju.
  2. Mendaftar dan mengisi data secara online di laman https://pendaftaran.unpad.ac.id/login dengan cara mengsi informasi sebagai berikut:
    1. Nama Lengkap
    2. Nomor Induk Kependudukan (NIK) / No. Passport
    3. Alamat E-Mail
    4. Nomor Ponsel
    5. Mengisikan password yang diinginkan untuk login ke portal peserta SMUP.
    6. Data Kewarganegaraan (country of citizenship).
    7. Identitas diri, alamat, data asal pendidikan, data pekerjaan, pilihan jenjang dan program studi.
  3. Mengupload dokumen asli sebagai berikut:
    1. Ijazah Program Profesi Dokter bagi pendaftar Program Spesialis. Ijazah Program Spesialis bagi pendaftar Program Subspesialis.
    2. Transkrip Program Profesi Dokter bagi pendaftar Program Spesialis. Transkrip Program Spesialis bagi pendaftar Program Subspesialis.
    3. Sertifikat Tes Kemampuan Akademik (TKA): Pusat Inovasi Psikologi Universitas Padjadajaran (PIP Unpad), Bappenas, Himpsi, atau Tes TKA/TPA yang dikeluarkan oleh Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTNBH). Jika anda ingin mengikuti TKA Online yang diselenggarakan oleh PIP Unpad, silahkan akses http://pip.unpad.ac.id/announcement/Tes-Kemampuan-Akademik-TKA
    4. Sertifikat Tes Kemampuan Bahasa Inggris yang dapat berupa salah satu dari tes berikut:
      1. International TOEFL (Paper-Based Test); International TOEFL (Internet-Based Test); International TOEFL (Computer-Based Test); International English Language Testing System (IELTS) Academic;
      2. International English Testing System (IELTS) dari institusi seperti British Council, IALF, atau IDP
      3. Tes Kemampuan Bahasa Inggris (TKBI) UNPAD
      4. Institutional Testing Program (ITP) TOEFL dari institusi yang diakui oleh IIEF
      5. Test of English Proficiency (TOEP) dari Pusat Layanan Tes Indonesia (PLTI)
      6. Tes Kemampuan Bahasa Inggris yang dikeluarkan oleh PTN BH

      Jika Anda ingin mengikuti TKBI Online yang diselenggarakan oleh Pusat Bahasa Unpad, silahkan akses laman https://pendaftaran.unpad.ac.id/
      Apabila Anda mendaftar untuk mengikuti ujian TKBI Online di Universitas Padjadjaran dan telah melakukan pembayaran biaya ujian TKBI Online, mohon perhatikan petunjuk di bawah ini :
      Tata Tertib Peserta TKBI Online SMUP Mei 2020
      Panduan Singkat/User Manual Ujian TKBI Online SMUP Mei 2020

    5. Statement of Purpose (Pernyataan Tujuan) dalam Bahasa Indonesia atau Bahasa Inggris yang memuat hal sebagai berikut:
      1. Introduce yourself, your interests and motivations.
      2. Summarize your undergraduate and previous graduate career
      3. Discuss the relevance of your recent and current activities
      4. Elaborate on your academic interests
    6. Pas foto terbaru berwarna dengan latar belakang putih ukuran 3×4 cm
    7. Kartu Tanda Penduduk
    8. Kartu Keluarga
    9. Dokumen lain yang disyaratkan oleh program studi.

    Dokumen yang diunggah dan data yang diisikan peserta akan diverifikasi oleh panitia seleksi.

  4. Membayar biaya pendaftaran ke Bank yang ditunjuk Unpad dengan sebelumnya mencetak nomor tagihan yang diperoleh pada saat pendaftaran online sebesar Rp. 1.250.000 untuk Program Spesialis dan Rp. 1.750.000 untuk Program Subspesialis.
  5. Mencetak atau menyimpan kartu peserta ujian yang diperoleh setelah melakukan pembayaran di laman https://pendaftaran.unpad.ac.id/login
  6. Melakukan tes wawancara secara online dengan media video conference sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan dan juga mengikuti tes akademik di program studi secara online atau skill test (jika dibutuhkan).

Dalam menentukan mahasiswa yang akan diterima, panitia seleksi akan mempertimbangkan beberapa hal berikut:

  1. Kinerja akademik sebelumnya
  2. Nilai Tes Kemampuan Akademik dan Tes Kemampuan Bahasa Inggris
  3. Motivasi dan potensi akademik yang diperoleh dari isi Statement of Purpose dan hasil wawancara
  4. Tes akademik di program studi
  5. Skill test (jika dibutuhkan)

Dokumen yang diunggah dan data yang diisikan peserta akan dilakukan verifikasi oleh Panitia Seleksi.

NOKEGIATANTANGGAL
1Masa isi data, unggah dokumen persyaratan dan finalisasi pendaftaran1 Mei 2020 - 2 Juli 2020 Jam 23:59 WIB
2Masa pembayaran biaya pendaftaran1 Mei 2020 - 2 Juli 2020 Jam 16:00 WIB
3Tes Wawancara dan Tes Akademik di Program Studi/skill test6 - 17 Juli 2020
4Pengumuman24 Juli 2020

Jadwal Pelaksanaan Ujian SMUP PPDS FK Unpad: 
Jadwal pelaksanaan wawancara dapat dilihat di sini

Jadwal Pelaksanaan Ujian SMUP PPDGS FKG Unpad : 
Jadwal dapat dilihat di sini

Informasi tambahan :

  1. Ujian CBT, Wawancara dan Ujian Praktikum akan diselenggarakan secara daring.
  2. Ujian CBT akan dilakukan dengan melakukan akses ke halaman https://mooc.live.unpad.ac.id
  3. Diharapkan paling lambat H-1 peserta SMUP sudah melakukan registrasi akun baru di halaman https://mooc.live.unpad.ac.id
  4. Pada saat ujian CBT, setiap peserta wajib menggunakan komputer/Laptop atau tablet untuk mengerjakan soal.
  5. Pada saat ujian CBT, setiap peserta wajib menggunakan smartphone yang terkoneksi dengan zoom meeting, dengan kamera memperlihatkan layar komputer/laptop/ tablet dan area sekitar dari arah pukul 4-5 atau 7-8.
  6. Sebelum ujian CBT dimulai, akan terdapat soal dummy sebagai bagian dari latihan atau simulasi selama 10 menit di awal.
  7. Wawancara dilakukan pada jadwal yang telah ditentukan, setiap peserta secara bergantian (diatur oleh prodi, link zoom meeting dan password akan dibagikan pada saat hari H melalui email/Whatsapp).
  8. Para peserta ujian wajib menggunakan pakaian formal dan rapih, memperhatikan/mengkondisikan ruangan, koneksi internet, kualitas suara dan juga pencahayaan.
  9. Untuk ujian praktikum khusus prodi Ortodonsia, Ilmu Kedokteran Gigi Anak, Prostodonsia dan Konservasi Gigi, akan dikirimkan paket KIT ke alamat masing-masing.
  10. Untuk prodi Bedah Mulut, Prostodonsia, Periodonsia dan Konservasi GIgi, terdapat daftar alat dan bahan habis pakai yang digunakan dan perlu dipersiapkan peserta akan disampaikan secara langsung oleh prodi

Spesialis

FakultasProgram StudiKonsentrasi
KedokteranAnestesiologi dan Terapi IntensifAnestesi
BedahBedah
Bedah SarafBedah Saraf
Obstetri dan GinekologiKebidanan dan Penyakit Kandungan
Psikiatri Kedokteran JiwaKedokteran Jiwa
Kedokteran Forensik dan Studi MedikolegalKedokteran Kehakiman
Kesehatan AnakKesehatan Anak
Patologi AnatomiPatologi Anatomi
Patologi KlinikPatologi Klinik
Penyakit DalamPenyakit Dalam
Dermatologi dan VenereologiIlmu Kesehatan Kulit dan Kelamin
Kesehatan MataPenyakit Mata
NeurologiPenyakit Saraf
Kesehatan Telinga Hidung Tenggorok Bedah Kepala dan LeherIlmu Kesehatan THT-KL
RadiologiStudi Radiologi
Orthopaedi dan TraumatologiBedah Orthopaedi
Kedokteran NuklirKedokteran Nuklir
UrologiUrologi
Bedah AnakBedah Anak
Kedokteran Fisik dan RehabilitasiIlmu Kedokteran Fisik dan Rehabilitasi
Penyakit Jantung dan Pembuluh DarahKardiologi dan Kedokteran Vaskuler
Ilmu Bedah PlastikBedah Plastik
Kedokteran GigiBedah MulutBedah Mulut
ProstodontikProstodontik
OrtodontikOrtodontik
Kesehatan Gigi AnakIlmu Kesehatan Gigi Anak
PeriodontikPeriodontik
Konservasi GigiKonservasi Gigi
Penyakit MulutPenyakit Mulut
Radiologi Kedokteran GigiRadiologi

Subspesialis

FakultasProgram StudiKonsentrasi
KedokteranObstetri dan GinekologiKedokteran Fetomaternal
Ginekologi Onkologi
Kesehatan AnakNeonatologi
Tumbuh Kembang - Pediatri Sosial
Gastrologi - Hepatologi
Neurologi
Anestesiologi dan Terapi IntensifIntensive Care
Anestesi Kardiovaskuler
Neuro Anestesi
Penyakit DalamEndokrin
Gastroenterohepatologi
Ginjal - Hipertensi
Hematoonkologi
Tropik Infeksi
Pulmonologi
Reumatologi

Pengumuman hasil seleksi dapat diakses di laman http://pengumuman.unpad.ac.id