Persyaratan Program Subspesialis

PERSYARATAN KHUSUS PENERIMAAN PESERTA PROGRAM PENDIDIKAN DOKTER SUBSPESIALIS (Sp2) OBSTETRI DAN GINEKOLOGI FK UNPAD

  1. SELEKSI CALON PESERTA
    Seleksi calon peserta program studi subspesialis terdiri dari seleksi administratif dan seleksi akademik/profesional. Waktu seleksi dilakukan 2 kali dalam 1 tahunyaitu pada bulanJuli dan Januaridisesuaikandengankalenderakademik Universitas Padjadjaran

    1. SELEKSI ADMINISTRATIF
      Kelengkapan administratif meliputi:
      UMUM

      1. Telah mendaftar di Kolegium Obstetri dan Ginekologi untuk mengikuti program subspesialis dengan salah satu peminatan yang dibuktikan dengan surat rekomendasi dari kolegium (telah Lulus Tes yang dilakukan Himpunan masing-masing peminatan di Kolegium Obstetri dan Ginekologi Indonesia di FK UNPAD).
      2. Terdaftar sebagai anggota IDI dan Perkumpulan Dokter Spesialis Obstetri dan Ginekologi Indonesia dengan melampirkan fotokopi kartu anggota/surat keterangan
        1. Dokter spesialis Obstetri dan Ginekologi yang dibuktikan dengan ijazah yang disahkan oleh Dekan Fakultas Kedokteran dan diakui oleh Kolegium Obstetri dan Ginekologi
        2. Dokter spesialis Obstetri dan Ginekologi lulusan luar negeri yang sudah menyelesaikan adaptasi yang dibuktikan dengan surat tanda selesai mengikuti adaptasi dari institusi pendidikan dokter spesialis Obstetri dan Ginekologi yang diakui oleh Kolegium Obstetri dan Ginekologi
      3. Calon Peserta Program Pendidikan Subspesialis Obstetri dan Ginekologi harus dikirim oleh institusi resmi terkait dengan proyeksi kebutuhan dan fasilitas yang tersedia di RS/Fakultas/Institusi non pendidikan yang mengirim calon tersebut.
      4. sebagai dokter spesialis Obstetri dan Ginekologi Staf pengajar dari Fakultas Kedokteran Universitas Negeri / staf di RS Pendidikan atau RS Tipe B/Tipe A Rujukan Regional/Nasional atau RS Tipe B/Tipe A Kesatuan TNI/POLRI:
        1. Telah 2 tahun bekerja di Departemen Obstetri dan Ginekologi, (Dokumen pendukung : Surat penempatan dari Kementerian Kesehatan atau Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi, Surat Keputusan Rektor sebagai dosen tetap di institusi pendidikan, Surat Keterangan Ketua Departemen Obstetri Ginekologi).
        2. Disetujui atasan langsung dan direktur utama tempat bekerja saat ini (RS asalTipe B Pendidikan).
      5. Memiliki surat rekomendasi dari minimal 1 (satu) orang dokter subspesialis Obstetri dan Ginekologi sesuai dengan bidang peminatan yang mempunyai tempat kerja terdekat/setempat dan 2 (dua) orang dokter subspesialis terkait yang mempunyai tempat kerjater dekat/setempat, serta Atasan langsung (Direktur RS & Dekan atau RS Non Pendidikan cukup berasal dari Direktur RS)
      6. Surat keterangan belum pernah mengikuti program pendidikan subspesialis di bidang peminatan lainnya dari Ketua Departemen, bagi yang sudah pernah mendaftar sebelumnya dan belum diterima, agar melampirkan surat penolakannya. Peserta yang gagal pada seleksi penerimaan, diberi kesempatan untuk mengulang hanya satu kali seleksi ulang.
      7. Menyertakan rekomendasi dari Kepala Departemen Obstetri dan Ginekologi Fakultas Kedokteran UNPAD.
      8. Daftar riwayat hidup, termasuk dua (2) buah sertifikat pendidikan kedokteran berkelanjutan di bidang peminatan yang diinginkan.
      9. Tidak pernah terkait dengan kasus kriminal dan pelanggaran etika yang dibuktikan dengan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) dan Surat Keterangan Bebas Narkoba dari kepolisian serta Surat keterangan IDI setempat.
      10. Indeks prestasi kumulatif (IPK) Spesialis Obstetri dan Ginekologi sekurang-kurangnya 3,0.
      11. Pas foto berwarna terakhir ukuran 3 × 4 cm sebanyak 10 lembar.
      12. Fotokopi sertifikat kompetensi dari Kolegium Obstetri dan Ginekologi yang telah dilegalisasi.
      13. Fotokopi surat tanda registrasi (STR) sebagai dokter spesialis Obstetri dan Ginekologi dari Konsil Kedokteran Indonesia (KKI) yang telah dilegalisasi.
      14. Surat keterangan lulus TOEFL minimal 500, yang dikeluarkan oleh Lembaga Universitas.
      15. Surat resmi berbadan sehat dari Majelis Penguji Kesehatan Pegawai dari institusi tempat bekerja.
      16. Telah melunasi biaya pendaftaran dengan melampirkan bukti pembayaran
      17. Berusia maksimal 45 tahun 0 bulan pada saat mendaftar, kecuali untuk peminatan tertentu sesuai ketentuan yang dikeluarkan oleh Kolegium.
      18. Mempunyai Surat Perjanjian Kerja dengan institusi pengirim yang diperkuat oleh Notaris yang menyatakan bahwa setelah selesai pendidikan akan kembali dan bekerja di Institusi pengirim.

      KHUSUS PEMINATAN
      Fetomaternal

      1. Surat keterangan lulus TOEFL minimal 600

      Obstetri Ginekologi Sosial

      1. Bagi dokter spesialis Obstetri dan Ginekologiyang bekerja di luar Institusi Pendidikan :
        1. Telah bekerja tetap di institusi (tidak berpindah-pindah) selama 3 tahun.
        2. Disetujui oleh atasan langsung dan direktur/pimpinan institusi tempat bekerja.
    2. SELEKSI AKADEMIK/PROFESI
      Seleksi akademik berupa ujian tulis sesuai bidang peminatan dan wawancara yang dilaksanakan di Universitas Padjadjaran sesuai ketentuan yang berlaku. Tes Akademik dengan nilai batas lulus ujian tulis 70. Walau demikian komunikasi antara penyelenggara dengan kolegium akan selalu tetap terjaga. Keputusan penerimaan didasarkan pada kelengkapan administrasi, hasil tes akademik, dan wawancara.
      Surat Keputusan penerimaan dariRektor UNPAD akandikirimkankepadaDekan FKUP.
  2. PENERIMAAN PESERTA PENDIDIKAN
    Penerimaan calon peserta program pendidikan dilaksanakan pada awal setiap semester sesuai dengan kalender akademik Universitas Padjadjaran, yaitu bulan Februari dan Agustus.
    Penilaian dan Penerimaan Peserta Didik :

    1. Penilaian menggunakan matriks yang telah ditentukan dan hasil penilaian dibuat urutan berdasarkan jumlah nilai tertinggi.
    2. Hasil seleksi dilaporkan ke Kolegium Obstetri Ginekologi Indonesia, Komisi Pendidikan Konsultan, dan semua pusat pendidikan.
    3. Penerimaan ditentukan dan diumumkan oleh Rektor UNPAD
    4. Jumlah peserta didik di tiap pusat pendidikan akan dihitung berdasarkan rumus tertentu dengan memperhatikan jumlah tenaga pengajar

PERSYARATAN KHUSUS PENERIMAAN PESERTA PROGRAM PENDIDIKAN DOKTER SUBSPESIALIS (Sp2) ANESTESI FK UNPAD

Seleksi calon peserta program studi subspesialis Anestesi terdiri dari seleksi administratif dan seleksi akademik/profesional. Waktu seleksi dilakukan 2 kali dalam 1 tahun yaitu pada bulan Juli dan Januari disesuaikan dengan kalender akademik Universitas Padjadjaran.
SELEKSI ADMINISTRATIF

Kelengkapan administratif meliputi:

  1. Dokter spesialis Anestesi Warga Negara Indonesia lulusan Fakultas Kedokteran yang telah terakreditasi.
  2. Dokter Spesialis lulusan luar negeri (untuk Program Adaptasi) yang mendapat persetujuan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi dan telah memenuhi ketentuan Konsil Kedokteran Indonesia.
  3. Surat Permohonan untuk mengikuti Program Pendidikan Dokter Subpesialis Anestesi Fakultas Kedokteran yang diketika tau ditulis tangan sendiri (dengan huruf balok) ditujukan kepada Rektor UNPAD melalui Dekan Fakultas Kedokteran UNPAD, tembusan kepada Ketua Program Studi terkait di lingkungan FK. UNPAD.
  4. Telah mendaftar di Kolegium untuk mengikuti program subspesialis Anestesi dengan peminatan Konsultan yang diinginkan (Konsultan Intensive Care, Konsultan Neuroanestesi, Konsultan Kardiovaskular dan Torasik). Dibuktikan dengan surat rekomendasi dari kolegium.
  5. Terdaftar sebagai anggota IDI dan Persatuan Dokter Anestesi dan Terapi Intensif (Perdatin) Indonesia dengan melampirkan fotokopi kartu anggota.
  6. Disetujui oleh atasan langsung dan direktur/pimpinan institusi tempat bekerja. Melampirkan surat izin atasan langsung.
  7. Memiliki surat referensi dari 2 orang dokter subspesialis Anestesi dengan peminatan Konsultan yang dipilih (Konsultan Intensive Care, Konsultan Neuroanestesi, Konsultan Kardiovaskular dan Torasik).
  8. Daftar riwayat hidup
  9. Indeks prestasi kumulatif (IPK) Spesialis Anestesi sekurang-kurangnya 3,0
  10. Pas foto berwarna terakhir ukuran 3 × 4 cm sebanyak 10 lembar
  11. Foto copy Kartu Tanda Penduduk (KTP).
  12. Surat rekomendasi dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI) setempat yang menyatakan aktif keanggotaan dan tidak pernah melakukan malpraktek atau melakukan pelanggaran kode etik kedokteran
  13. Surat Keterangan Bebas Penggunaan NAPZA (Narkotik, Psikotropik, dan Zat Adiktif lain), dari Rumah Sakit
  14. Surat Keterangan Kelakukan Baik (SKKB) dari setingkat Kepolisian Resort Kota (Polresta).
  15. Foto copy Sertifikat kongres/seminar/pertemuanilmiah/kursus dan penelitian dalam bidang keilmuan program studi terkait yang pernah
  16. Fotokopi sertifikat kompetensi dari Kolegium Anestesi dan Terapi Intensif yang masih berlaku.
  17. Fotokopi surat tanda registrasi (STR) sebagai dokter spesialis Anestesi dari Konsil Kedokteran Indonesia (KKI) yang masih berlaku.
  18. Surat Keterangan Test MMPI.
  19. Surat resmi berbadan sehat dari Majelis Penguji Kesehatan Pegawai dari institusi tempat bekerja.
  20. Telah melunasi biaya pendaftaran dengan melampirkan bukti pembayaran

PERSYARATAN KHUSUS PENERIMAAN PESERTA PROGRAM PENDIDIKAN DOKTER SUBSPESIALIS (Sp2) ILMU KESEHATAN ANAK FK UNPAD

  1. Kriteria calon Peserta program
    1. Calon Peserta Program Pendidikan Subspesialis Ilmu Kesehatan Anak (IKA) adalah:
      1. Dokter spesialis anak yang dibuktikan dengan ijazah yang disahkan oleh Dekan Fakultas Kedokteran.
      2. Dokter spesialis anak lulusan luar negeri yang sudah menyelesaikan adaptasi yang dibuktikan dengan surat tanda selesai mengikuti adaptasi dari institusi pendidikan dokter spesialis anak.
    2. Calon Peserta Program Pendidikan Subspesialis IKA harus dikirim oleh institusi resmi sehubungan dengan proyeksi kebutuhan dan fasilitas yang tersedia di RS/Fakultas/Institusi non-pendidikan yang mengirim calon tersebut.
  2. Seleksi calon peserta
    Seleksi calon peserta program terdiri dari seleksi administratif dan seleksi akademik/profesional. Waktu seleksi dilakukan 2 kali dalam 1 tahun.

    1. Seleksi administratif
      Kelengkapan administratif meliputi:

      1. Terdaftar sebagai anggota IDAI dengan melampirkan fotokopi kartu anggota
      2. Bagi staf di institusi pendidikan dokter spesialis anak :
        • Telah 1 tahun bekerja berturut-turut di divisi yang diminati
        • Disetujui oleh atasan langsung dan direktur tempat bekerja saat ini dan dibuktikan dengan surat dari instansi tempat bekerja yang mengirimkan tugas belajar disertai alasannya serta akan kembali bekerja setelah lulus pendidikan subspesialis IKA.
      3. Bagi Spesialis Anak (SpA) yang bekerja di luar Institusi Pendidikan Dokter Spesialis Anak, telah 3tahun bekerja tetap di institusi (tidak berpindah-pindah). Disetujui oleh atasan langsung dan direktur tempat bekerja saat ini dan dibuktikan dengan surat dari instansi tempat bekerja yang mengirimkan tugas belajar disertai alasannya dan akan kembali setelah selesai pendidikan Subspesialis IKA.
      4. Surat referensi dari anggota peer group (UKK) minimal 2 orang.
      5. Surat keterangan belum pernah mengikuti program pendidikan subspesialis di bidang peminatan lain dari Ketua Departemen dan Ketua UKK
      6. Daftar riwayat hidup
      7. Fotokopi ijasah dokter umum dan dokter spesialis anak yang telah dilegalisasi
      8. Indeks prestasi kumulatif (IPK) Spesialis Anak sekurang-kurangnya 3,0
      9. Fotokopi transkrip akademik dokter spesialis anak yang telah dilegalisasi
      10. Fotokopi sertifikat kompetensi Sp.A dari Kolegium IKAI yang telah dilegalisasi
      11. Fotokopi surat tanda registrasi (STR) sebagai Sp.A dari Konsil Kedokteran Indonesia (KKI) yang telah dilegalisasi
      12. Pasfoto terakhir berwarna ukuran 3 × 4 cm sebanyak 10 lembar
      13. Surat keterangan lulus TOEFL minimal 500 atau IELTS 5.0
      14. Surat resmi keterangan sehat fisik dan mental dari dokter yang memiliki surat izin praktik (SIP) untuk mengikuti Program Subspesialis ilmu kesehatan anak
      15. Diutamakan berumur kurang dari 45 tahun, kecuali ada rekomendasi khusus dari UKK
    2. Seleksi akademik/profesional
      Seleksi dilakukan dengan tes tertulis sesuai bidang peminatan masing-masing. Selain itu juga dilakukan wawancara/interview oleh tim penerimaan Sp2 IKA FK Unpad. Anggota tim terdiri dari kepala departemen, ketua program studi, dan 2 orang dari bidang peminatan.Keputusan penerimaan didasarkan pada kelengkapan administrasi, hasil tes akademik, dan wawancara yang dilakukan.
  3. Waktu mulai pendidikan
    Mulai pendidikan berdasarkan kalender akademik Universitas Padjadjaran yaitu bulan Februari dan Agustus. Lama pendidikan 4 (empat) semester dan maksimal 6 (enam) semester.
  4. PERSYARATAN KHUSUS PENERIMAAN PESERTA PROGRAM PENDIDIKAN DOKTER SUBSPESIALIS (Sp2) PENYAKIT DALAM FK UNPAD

    1. Calon peserta mengisi formulir lamaran Program Pendidikan Dokter Subspesialis Penyakit Dalam sebanyak 4 rangkap, diketahui oleh atasan langsung dan direktur tempat bekerja saat ini, ditujukan kepada Pokja Program Pendidikan Dokter Subspesialis di Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran, disertai lampiran sebagai berikut :
      1. Surat pengantar dari instansi tempat bekerja mengirimkan tugas belajar disertai alasan ditugaskan belajar (format terlampir)
      2. SK Penempatan / SK sebagaidoktertetapasalinstansitempatbekerja
      3. Pas foto terakhir berwarna ukuran 3×4 = 6 lembar (4 lembar ditempel pada formulir, 2 lembar dilampirkan)
      4. Materai Rp 6.000,- = 4 lembar (ditempel pada formulir)
      5. Fotokopi ijazah Dokter Spesialis Penyakit Dalam yang telah dilegalisasi oleh Fakultas Kedokteran tempat ijazah dikeluarkan
      6. Fotokopi transkrip nilai akademik pendidikan Dokter Spesialis Penyakit Dalam yang telah dilegalisasi oleh Fakultas Kedokteran tempat ijazah dikeluarkan
      7. Fotokopi sertifikat kompetensi Dokter Spesialis Penyakit Dalam dari KIPD
      8. Fotokopi Surat Tanda Registrasi (STR) sebagai Spesialis Penyakit Dalam dari KKI
      9. Surat keterangan nilai TOEFL minimal 450 atau IELTS minimal 6 (berlaku 2 tahun terakhir)
      10. Surat keterangan sehat fisik dan mental dari dokter yang memiliki SIP
      11. Rekomendasi dari PAPDI Cabang sesuai keanggotaan calon peserta
      12. Surat referensi pribadi dari 3 nama (seminat terkait, jabatan, bebas) yang dapat dihubungi lebih lanjut oleh institusi pendidikan untuk tambahan informasi dari Saudara (Format terlampir)
    • Untuk calon peserta yang akan mendaftar bidang kepeminatan Gastroenterohepatologi, Harus sudah mengikuti pelatihan Endoskopi, dibuktikan dengan melampirkan fotokopi sertifikat pelatihan / STR KT Endoskopi
    • Untuk calon peserta yang akan mendaftar bidang kepeminatan Ginjal Hipertensi, Harus membawa surat rekomendasi dari PERNEFRI KORWIL dimana yang bersangkutan akan bekerja
    • Formulir pendaftaran diisi dengan cara diketik (tidak ditulis tangan) dan ditandatangani serta dicap basah di setiap rangkap yang dikirimkan