Persyaratan Program Spesialis PPDS

Penyerahan/pengiriman berkas pendaftaran : Rabu, 18 Desember 2019 ke alamat Sekretariat PPDS FK.UNPAD Lantai IV Gedung Rumah Sakit Pendidikan UNPAD di Jl.Eijkman No.38 Bandung 40161.Telp: 022-2036549, fax: 022-2036549.

  1. Persyaratan Umum Program Pendidikan Dokter Spesialis-1 (PPDS-1) dan Dokter Layanan Primer (DLP), meliputi :
    1. Dokter Warga Negara Indonesia lulusan Fakultas Kedokteran yang telah terakreditasi.
    2. Dokter Warga Negara Asing yang mendapat persetujuan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi dan telah memenuhi ketentuan Konsil Kedokteran Indonesia.
    3. Dokter Spesialis lulusan luar negeri (untuk Program Adaptasi) yang mendapat persetujuan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi dan telah memenuhi ketentuan Konsil Kedokteran Indonesia.
    4. Mengisi formulir pendaftaran Program Pendidikan Dokter Spesialis Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran dengan diketik atau ditulis tangan (dengan huruf balok) yang terdiri atas 2 (dua) set masing-masing 6 (enam) halaman, dapat di unduh di http://smup.unpad.ac.id atau http://pendaftaran.unpad.ac.id.
    5. Surat Permohonan untuk mengikuti Program Pendidikan Dokter Spesialis Fakultas Kedokteran yang diketik atau ditulis tangan sendiri (dengan huruf balok) ditujukan kepada Yth.Rektor UNPAD melalui Dekan Fakultas Kedokteran UNPAD, tembusan kepada kepada Ketua Program Studi terkait di lingkungan FK.UNPAD.
    6. Fotocopy Bukti Pembelian PIN (Personal Identification Number) dari Bank Negara Indonesia (BNI)/Bank yang ditunjuk.
    7. Fotocopy Kartu Ujian SMUP yang sudah ditanda tangan.
    8. Hasil pencetakan isian biodata online yang sudah ditempel pas foto berwarna ukuran 3×4, tanda tangan di atas materai dan cap jempol tangan kiri.
    9. Fotocopy Kartu Tanda Penduduk (KTP).
    10. Fotocopy ijazah Sarjana Kedokteran yang telah dilegalisasi oleh pimpinan fakultas.
    11. Fotocopy ijazah Profesi yang telah dilegalisasi oleh pimpinan fakultas.
    12. Fotocopy transkrip akademik S.Ked.yang telah dilegalisasi oleh pimpinan fakultas (tidak menerima konversi Indeks Prestasi).
    13. Fotocopy transkrip akademik Profesi yang telah dilegalisasi oleh pimpinan fakultas (tidak menerima konversi Indeks Prestasi).
    14. Fotocopy Surat Tanda Registrasi (STR) Dokter dari Konsil Kedokteran Indonesia yang masih berlaku.
    15. Fotocopy Surat Ijin Praktek (SIP) Dokter terbitan pertama dan terakhir (yang masih berlaku).
    16. Telah lulus dokter minimal 1 (satu) tahun terhitung sejak dinyatakan lulus Uji Kompetensi Dokter Indonesia (UKDI) dan/atau Uji Kompetensi Mahasiswa Program Profesi Dokter (UKMPPD), dengan menyertakan fotocopy tanda bukti (lembar Nilai kelulusan UKDI dan/atau UKMPPD).
    17. Bagi dokter yang melaksanakan Internship, telah bekerja di Institusi Pelayanan Kesehatan (Rumah Sakit Pemerintah atau Swasta, maupun Klinik) selama 6 (enam) bulan sejak diterbitkannya Surat Ijin Praktek (SIP) Dokter dan dinyatakan dalam surat keterangan telah bekerja oleh pimpinan institusi.
    18. Surat rekomendasi dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI) setempat yang menyatakan aktif keanggotaan dan tidak pernah melakukan malpraktek atau melakukan pelanggaran kode etik kedokteran.
    19. Surat Keterangan Berbadan Sehat dari Rumah Sakit Pemerintah termasuk pemeriksaan buta warna (tidak buta warna).
    20. Surat Keterangan Bebas Penggunaan NAPZA (Narkotik, Psikotropik, dan Zat Adiktif lain), dari Rumah Sakit Pemerintah.
    21. Surat Keterangan Kelakukan Baik (SKKB) dari setingkat Kepolisian Resort Kota (Polresta).
    22. Khusus bagi calon pendaftar yang berasal dari instansi TNI dan POLRI Surat Keterangan Hasil Penelitian (SKHP) untuk seleksi Pendidikan Kedokteran Spesialis dikeluarkan dari kesatuan masing-masing yang telah dilegalisasi.
    23. Bagi Aparatur/Pegawai Negeri Sipil (PNS) wajib melampirkan fotocopy SK.Calon PNS (80%) dan SK.Pengangkatan PNS (100%).
    24. Bagi Aparatur TNI dan POLRI wajib melampirkan fotocopy SK.Pengangkatan KORPS Militer dan SK.Kenaikan Pangkat/Jabatan terakhir.
    25. Bagi Aparatur/Pegawai Negeri Sipil (PNS), TNI dan POLRI wajib melampirkan Surat Rekomendasi Pimpinan atau Surat Perintah (Sprin) untuk mengikuti seluruh tahapan seleksi dan proses kegiatan pendidikan di Program Studi terkait FK.UNPAD.
    26. Surat rekomendasi yang telah ditandatangani dari pemberi rekomendasi.
    27. Bagi yang telah melaksanakan PTT. wajib melampirkan fotocopy SK.Pengangkatan dan Penempatan PTT., serta Surat Keterangan Selesai Masa Bakti dari Kementerian Kesehatan.
    28. Bagi pendaftar yang mendapat beasiswa pendidikan oleh instansi pemerintah atau swasta, wajib melampirkan surat keterangan/pernyataan jaminan pembiayaan dari instansi yang menjamin.
    29. Fotocopy Sertifikat kongres/seminar/pertemuan ilmiah/kursus dan penelitian dalam bidang keilmuan program studi terkait yang pernah diikuti.
    30. Fotocopy Sertifikat/Tanda penghargaan pemerintah seperti dokter teladan atau pernah bertugas dengan baik di daerah bencana alam, merupakan nilai tambah bagi semua program studi.
    31. Tidak sedang mengikuti seleksi PPDS-1 dan DLP di Universitas lain pada periode yang sama, dan tidak sedang menjadi peserta didik PPDS-1 dan DLP di Program Studi FK.UNPAD maupun Universitas lain.
    32. Batas Usia calon peserta Maksimal : 35,0 tahun pada saat memulai pendidikan (tanggal 15 Februari 2020), kecuali :
      1. Prodi Ilmu Kedokteran Jiwa : 40,0 tahun pada saat memulai pendidikan.
      2. Prodi Patologi Anatomi : 37,0 tahun pada saat memulai pendidikan.
      3. Prodi Ilmu Kedokteran Forensik : 35 tahun 11 bulan pada saat memulai pendidikan bagi peserta Reguler dan 42 tahun 11 bulan bagi PNS dan peserta tugas belajar (tubel).
      4. Prodi Ilmu Kedokteran Nuklir : 35,0 tahun pada saat memulai pendidikan bagi peserta Reguler dan 40,0 tahun bagi peserta tugas belajar Instansi Pemerintah/Swasta (tubel).
      5. Prodi Kardiologi dan Kedokteran Vaskuler : 35,0 tahun bagi pendaftar dari jalur Dokter Umum, dan 45,0 bagi pendaftar dari jalur Dokter Spesialis Penyakit Dalam.
      6. Prodi Kedokteran Layanan Primer : Tidak ada batas maksimal usia.
    33. Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) Gabungan untuk Sarjana Kedokteran dan Profesi minimal 2,75 kecuali :
      1. Prodi Ilmu Kedokteran Forensik : IPK Gabungan untuk Sarjana Kedokteran dan Profesi minimal 2,50.
      2. Prodi Ilmu Penyakit Dalam : IPK Gabungan untuk Sarjana Kedokteran dan Profesi harus minimal 3,00.
      3. Prodi Ilmu Bedah, Urologi, Ilmu Bedah Plastik, Ilmu Kesehatan Anak, Ilmu Kedokteran Nuklir, dan Orthopaedi dan Traumatologi : IPK untuk Sarjana Kedokteran dan Profesi masing-masing harus minimal 2,75.
      4. Prodi Kardiologi dan Kedokteran Vaskuler : IPK untuk Sarjana Kedokteran dan Profesi masing-masing harus minimal 3,00.
      5. Prodi Obstetri dan Ginekologi : IPK Gabungan untuk Sarjana Kedokteran dan Profesi harus minimal 3,00. Dengan perhitungan sebagai berikut : (perhitungan IPK Sked. x SKS ; IPK Profesi x SKS ; Jumlah seluruhnya dibagi jumlah seluruh SKS)
    34. Seluruh persyaratan di atas masing-masing dibuat 2 (dua) rangkap, merupakan lampiran formulir pendaftaran.
  2. Persyaratan Khusus Program Pendidikan Dokter Spesialis-1 (PPDS-1) dan Dokter Layanan Primer (DLP), meliputi :
    1. (130121) Anestesiologi :
      • Wajib memiliki sertifikat telah mengikuti dan lulus kursus ACLS.
    2. (130221) Ilmu Bedah :
      • Wajib memiliki sertifikat telah mengikuti dan lulus kursus ATLS.
      • Wajib memiliki sertifikat “Basic Surgical Course-Key Skills” dari Kolegium Ilmu Bedah Indonesia.
      • Wajib melampirkan hasil pemeriksaan laboratorium (asli) bebas penyakit Hepatitis B dan C serta bebas HIV.
      • Wajib melampirkan sertifikat/hasil Tes Kemampuan Bahasa Inggris (TKBI) atau Test of English as a Foreign Language (TOEFL) nilai minimal 450 dengan masa berlaku maksimal 6 (enam) bulan.
      • Wajib melampirkan hasil tes Minnesota Multiphasic Personality Inventory (MMPI) yang dilakukan di RSUP.Dr.Hasan Sadikin Bandung.
    3. (130321) Ilmu Bedah Saraf:
      • Wajib melampirkan hasil tes Minnesota Multiphasic Personality Inventory (MMPI) yang dilakukan di RSUP.Dr.Hasan Sadikin Bandung.
    4. (130421) Obstetri dan Ginekologi :
      • Wajib memiliki sertifikat telah mengikuti dan lulus kursus, ATLS, ACLS, Asuhan Persalinan Normal (APN) dan PONED.
      • Wajib melampirkan hasil pemeriksaan laboratorium (asli) bebas penyakit Hepatitis B dan C, serta bebas HIV.
      • Tidak menderita buta warna, serta dilakukan pemeriksaan khusus lainnya oleh Program Studi Obstetri dan Ginekologi.
      • Merupakan nilai tambah bila memiliki pengalaman dalam mengikuti praktek/mendapat bimbingan dalam mengelola kasus Obstetri dan Ginekologi minimal selama 6 (enam) bulan, dengan menyertakan buku log yang sudah disahkan oleh dokter spesialis Obstetri dan Ginekologi di Rumah Sakit dimana pendaftar bekerja.
      • Tidak menerima calon peserta yang pernah mendaftar di pusat studi (Universitas) lain dengan nilai akreditasi sama atau lebih rendah daripada nilai akreditasi Departemen Obstetri & Ginekologi FK.UNPAD.
      • Calon peserta hanya dapat mendaftar sebanyak 2 (dua) kali di Program Studi Obstetri & Ginekologi di seluruh Indonesia.
      • Bagi calon peserta wanita tidak boleh hamil pada tahun pertama, jika diterima.
    5. (130621) Ilmu Kedokteran Forensik :
      • Wajib melampirkan sertifikat/hasil Tes Kemampuan Bahasa Inggris (TKBI) atau Test of English as a Foreign Language (TOEFL) nilai minimal 450.
    6. (130721) Ilmu Kesehatan Anak :
      • Wajib mengikuti kursus resusitasi neonatus dan merupakan nilai tambah bila telah mengikuti Pediatric Emergency Life Support (PELS), dan Advanced Pediatric Resuscitation Course (APRC).
      • Tidak diperkenankan mendaftar lebih dari 2 (dua) kali di Program Studi Ilmu Kesehatan Anak di Indonesia.
      • Bagi calon peserta wanita tidak boleh hamil pada tahun pertama, jika diterima.
      • Tidak praktek pribadi dalam 6 (enam) bulan pertama, jika diterima.
    7. (130821) Patologi Anatomi :
      • Wajib melampirkan sertifikat/hasil Tes Kemampuan Bahasa Inggris (TKBI) atau Test of English as a Foreign Language (TOEFL) nilai minimal 450 dengan masa berlaku maksimal 1 (satu) tahun.
      • Surat Keterangan bebas buta warna (tidak buta warna) dan glukoma.
      • Bagi calon peserta wanita tidak boleh hamil pada semester pertama, jika diterima.
    8. (130821) Patologi Klinik:
      • Wajib melampirkan sertifikat/hasil Tes Kemampuan Bahasa Inggris (TKBI) atau Test of English as a Foreign Language (TOEFL) nilai minimal 500.
      • Surat Keterangan bebas buta warna (tidak buta warna) dan glukoma.
      • Bagi calon peserta wanita tidak boleh hamil pada semester pertama, jika diterima.
    9. (131021) Ilmu Penyakit Dalam :
      • Wajib memiliki sertifikat telah mengikuti ACLS dan COMET dalam 2 (dua) tahun terakhir.
      • Wajib melampirkan hasil pemeriksaan laboratorium (fotocopy legalisir) bebas penyakit Hepatitis B dan C, serta bebas HIV dan penyakit menular serta penyakit kronik lainnya, dari Rumah Sakit Pemerintah.
      • Tidak menderita buta warna.
      • Wajib melampirkan fotocopy Surat Perjanjian Kerjasama/Kontrak Kerja dari notaris, bagi calon peserta yang mendapat beasiswa dari Instansi Negeri/Swasta.
      • Bagi calon peserta wanita tidak boleh hamil pada tahun pertama, jika diterima.
      • Calon peserta hanya dapat mendaftar sebanyak 2 (dua) kali di Program Studi Ilmu Penyakit Dalam di seluruh Indonesia.
      • Persyaratan yang wajib dibawa pada saat Tes Akademik di Program Studi Ilmu Penyakit Dalam, sebagai berikut :
        • Kartu Ujian SMUP.
        • Alat tulis.
        • Pas foto berwarna tahun terakhir ukuran 4×6 sebanyak 2 (dua) buah.
        • Materai Rp.6000,- sebanyak 2 (dua) lembar.
        • Kartu Identitas Pribadi (KTP).
        • Fotocopy Kartu Keluarga.
        • Fotocopy Akta Nikah bagi yang sudah menikah.
        • Fotocopy legalisir Ijazah dan nilai kelulusan (NEM) SMA/sedejarat.
        • Fotocopy legalisir Ijazah dan Transkrip Nilai S.Ked.
        • Fotocopy legalisir Ijazah dan Transkrip Nilai Profesi Dokter.
        • Fotocopy nilai Uji Kompetensi Dokter Indonesia (UKDI) dan/atau Uji Kompetensi Mahasiswa Program Profesi Dokter (UKMPPD).
        • Fotocopy Surat Tanda Registrasi (STR) Dokter dari Konsil Kedokteran Indonesia yang masih berlaku.
        • Surat Keterangan Berbadan Sehat dari Rumah Sakit Pemerintah termasuk pemeriksaan buta warna (tidak buta warna).
        • Hasil pemeriksaan laboratorium (asli) bebas penyakit Hepatitis B dan C, serta bebas HIV dan penyakit menular serta penyakit kronik lainnya, dari Rumah Sakit Pemerintah.
        • Surat Keterangan Bebas Penggunaan NAPZA (Narkotik, Psikotropik, dan Zat Adiktif lain), dari Rumah Sakit Pemerintah.
        • Surat Keterangan Kelakukan Baik (SKKB) yang masih berlaku.
    10. (131121) Ilmu Kesehatan Kulit dan Kelamin :
      • Calon peserta hanya dapat mendaftar maksimal sebanyak 3 (tiga) kali pendaftaran.
    11. (131221) Ilmu Kesehatan Mata :
      • Harus memiliki tajam penglihatan terbaik dengan koreksi minimal 0.8 (binocular), memiliki kemampuan penglihatan stereoskopis yang baik dan tidak menderita buta warna pemeriksaan mata dilakukan oleh Program Studi Ilmu Kesehatan Mata/ PMN.RS.Mata Cicendo.
      • Wajib melampirkan sertifikat/hasil Tes Kemampuan Bahasa Inggris (TKBI) atau Test of English as a Foreign Language (TOEFL) nilai minimal 475.
      • Calon peserta hanya bisa mendaftar maksimal sebanyak 2 (dua) kali pendaftaran.
    12. (131321) Neurologi :
      • Sertifikat telah mengikuti CME Neurologi merupakan nilai tambah.
      • Calon peserta hanya bisa mendaftar maksimal sebanyak 2 (dua) kali pendaftaran.
    13. (131421) Ilmu Kesehatan THT-KL :
      • Wajib melampirkan hasil pemeriksaan laboratorium (asli) bebas penyakit Hepatitis B dan C serta bebas HIV.
      • Wajib melampirkan hasil pemeriksaan/surat keterangan bebas buta warna.
      • Dilakukan pemeriksaan khusus oleh Program Studi Ilmu Kesehatan THT-KL.
      • Merupakan nilai tambah bila menunjukkan minat program studi, yang dibuktikan dengan memiliki sertifikat telah mengikuti kongres/simposium/seminar/workshop/bakti sosial/pertemuan ilmiah Ilmu Kesehatan THT-KL.
      • Calon peserta hanya dapat mendaftar maksimal sebanyak 2 (dua) kali pendaftaran.
    14. (131521) Radiologi :
      • Wajib melampirkan sertifikat/hasil Tes Kemampuan Bahasa Inggris (TKBI) atau Test of English as a Foreign Language (TOEFL) nilai minimal 450.
    15. (131621) Orthopaedi dan Traumatologi :
      • Wajib memiliki sertifikat telah mengikuti dan lulus kursus ATLS.
      • Dilakukan pemeriksaan kesehatan khusus oleh Program Studi Orthopaedi dan Traumatologi yang antara lain mencakup fungsi ginjal, profil lipid-kolesterol, penyakit menular tertentu (hepatitis A, B, dan C, serta pemeriksaan infeksi HIV) dan Bebas Buta Warna.
      • Calon peserta pernah membuat Karya Ilmiah, menjadi nilai tambah.
      • Telah mengikuti minimal 3 (tiga) kegiatan symposium/kongres Orthopaedi berskala Nasional.
      • Calon peserta hanya dapat mendaftar sebanyak 2 (dua) kali di Program Studi Orthopaedi dan Traumatologi di seluruh Indonesia.
      • Melaksanakan Registrasi pendaftaran ke Kolegium Orthopaedi dan Traumatologi Indonesia, melalui email : http://member.kolegium-ioa.org (untuk melanjutkan/mengikuti seleksi Calon PPDS-1 Orthopaedi dan Traumatologi di FK.UNPAD pada periode Februari/Agustus)
      • Wajib mengirimkan softcopy Curriculum Vitae dan pas photo warna terbaru ukuran 4×6 dikirim melalui email ke : orthopaedi.sp1@unpad.ac.id
    16. (131721) Ilmu Kedokteran Nuklir :
      • Wajib memiliki sertifikat telah mengikuti dan lulus kursus ECG dan ACLS.
      • Wajib melampirkan sertifikat/hasil Tes Kemampuan Bahasa Inggris (TKBI) atau Test of English as a Foreign Language (TOEFL) nilai minimal 450.
      • Wajib mengirimkan softcopy Curriculum Vitae dan pas photo warna terbaru ukuran 4×6 dikirim melalui email ke : nuklir.sp1@unpad.ac.id
      • Telah mengikuti kegiatan symposium/kongres Kedokteran Nuklir berskala Nasional.
      • Mengikuti pemeriksaan/tes Minnesota Multiphasic Personality Inventory (MMPI) yang diselenggarakan oleh Program Studi Ilmu Kedokteran Nuklir di RSUP.Dr.Hasan Sadikin Bandung.
    17. (131821) Urologi :
      • Wajib mengirimkan softcopy Curriculum Vitae dan pas photo warna terbaru ukuran 4×6 dikirim melalui email ke : urologi.sp1@unpad.ac.id
      • Wajib memiliki sertifikat telah mengikuti dan lulus kursus ATLS.
      • Wajib memiliki sertifikat “Basic Surgical Course-Key Skills” dari Kolegium Ilmu Bedah Indonesia.
      • Wajib melampirkan hasil pemeriksaan laboratorium (asli) bebas penyakit Hepatitis B dan C serta bebas HIV.
      • Wajib melampirkan sertifikat/hasil Tes Kemampuan Bahasa Inggris (TKBI) atau Test of English as a Foreign Language (TOEFL) nilai minimal 450 dengan masa berlaku maksimal 6 (enam) bulan.
      • Wajib melampirkan hasil tes Minnesota Multiphasic Personality Inventory (MMPI) yang dilakukan di RSUP.Dr.Hasan Sadikin Bandung.
      • Tidak diperkenankan mendaftar lebih dari 2 (dua) kali di Program Studi Urologi di Indonesia.
      • Bila calon peserta wanita tidak boleh hamil selama tahun pertama pendidikan
    18. (131921) Ilmu Bedah Anak :
      • Wajib memiliki sertifikat telah mengikuti dan lulus kursus ATLS.
    19. (132021) Ilmu Kedokteran Fisik dan Rehabilitasi :
      • Wajib melampirkan hasil pemeriksaan laboratorium (asli) bebas penyakit Hepatitis B dan C, serta bebas HIV.
      • Wajib melampirkan sertifikat/hasil Tes Kemampuan Bahasa Inggris (TKBI) atau Test of English as a Foreign Language (TOEFL) nilai minimal 450.
      • Calon peserta hanya bisa mendaftar maksimal sebanyak 3 (tiga) kali pendaftaran.
    20. (132121) Kardiologi dan Kedokteran Vaskuler :
      • Wajib memiliki sertifikat telah mengikuti dan lulus kursus ACLS dan EKG.
      • Merupakan nilai tambah bila memiliki pengalaman dalam mengikuti praktek/mendapat bimbingan dalam mengelola kasus Kardio minimal selama 12 (dua belas) bulan, dengan menyertakan buku log yang sudah disahkan oleh dokter spesialis Kardiologi dan Kedokteran Vaskuler di rumah sakit dimana pendaftar bekerja.
      • Tidak menerima calon peserta yang pernah mendaftar di pusat studi (Universitas) lain dengan nilai akreditasi sama atau lebih rendah daripada nilai akreditasi Departemen Kardiologi dan Kedokteran Vaskular FK.UNPAD.
      • Menjadi calon prioritas bila peserta diutus oleh Pemerintah Kabupaten/Kota di Jawa Barat, dengan menunjukkan surat rekomendasi dari Bupati/Wakil, dan/atau Walikota/Wakil.
      • Calon peserta hanya dapat mendaftar maksimal sebanyak 2 (dua) kali pendaftaran.
    21. (132221) Kedokteran Layanan Primer :
      Persyaratan tambahan bagi Program Pendidikan Rekognisi Pembelajaran Lampau (dokter yang telah praktik >5 tahun) :

      • Melampirkan bukti telah melakukan pengalaman pemberdayaan masyarakat (misal : melakukan asesmen populasi di wilayah cakupan kerja, melakukan asesmen epidemiologi penyakit berdasarkan populasi di wilayah cakupan kerja, dll.)
      • Melampirkan bukti telah melakukan pengalaman manajemen fasilitas pelayanan kesehatan primer (misal : menerapkan prinsip patient safety, melakukan evaluasi program berbasis kendali mutu, dll.)
      • Melampirkan bukti pengalaman menjadi pimpinan (misal : pimpinan program pemberdayaan masyarakat, pimpinan organisasi profesi, dll.)
      • Melampirkan bukti pengalaman menangani kasus klinik (misal : kelainan alergik, anestesi dan penanganan nyeri, kelainan yang mengancam jiwa dan kegawat daruratan, kelainan kardiovaskular, dll.)
    22. (132321) Ilmu Bedah Plastik :
      • Wajib memiliki sertifikat telah mengikuti dan lulus kursus ATLS yang masih berlaku.
      • Wajib melampirkan hasil pemeriksaan laboratorium (asli) bebas penyakit Hepatitis B dan C serta bebas HIV.
      • Wajib melampirkan hasil pemeriksaan/surat keterangan bebas buta warna.
      • Merupakan nilai tambah bagi calon peserta yang pernah mengikuti pelatihan atau terpapar dengan kegiatan yang berhubungan dengan bedah plastik.
      • Merupakan nilai tambah bagi calon peserta yang pernah membuat tulisan ilmiah setelah lulus dokter, dan pernah sebagai peneliti atau membantu penelitian.
      • Membuat surat pernyataan tidak pernah berhenti dari program studi lain karena alasan afektif (perilaku).
      • Tidak diperkenankan mendaftar lebih dari 2 (dua) kali di Program Studi Ilmu Bedah Plastik di Indonesia, dan membuat pernyataan tertulis.
      • Bagi calon peserta wanita tidak boleh hamil pada tahun pertama, jika diterima.
  3. Ketentuan tambahan :
    • Pilihan Program Studi hanya akan diproses 1 (satu) program studi pilihan yaitu pada pilihan ke-1, dan apabila mencantumkan program studi dipilihan ke-2 maka tidak akan diproses seleksi pada program studi pilihan ke-2 tersebut.
    • Wajib mengisi formulir pendaftaran yang terdiri dari 2 (dua) rangkap dan melengkapi seluruh persyaratan sesuai tercantum diatas, serta disusun sesuai dengan persyaratan pendaftaran tersebut sebanyak 2 (dua) bundel berkas (seluruh persyaratan dilampirkan di formulir pendaftaran setiap bundel berkas), kemudian diserahkan/dikirim ke alamat Sekretariat Pokja Program Pendidikan Dokter Spesialis-1 (PPDS-1) Fakultas Kedokteran UNPAD di Gedung Rumah Sakit Pendidikan UNPAD Lantai IV Jl.Eijkman No.38 Bandung 40161.
    • Penyerahan berkas secara langsung atau dikirim melalui agen pengiriman berkas, harap menyesuaikan lama pengiriman dengan batas waktu penyerahan berkas pendaftaran, adalah 1 (satu) minggu / 5 (lima) hari kerja setelah mendaftar SMUP secara on-line sesuai tanggal yang telah ditentukan panitia SMUP, atau dapat dilihat di http://smup.unpad.ac.id atau http://pendaftaran.unpad.ac.id.
    • Seluruh formulir dan lampiran (berkas) pendaftaran akan dikembalikan kepada yang bersangkutan apabila tidak memenuhi seluruh persyaratan yang tercantum di Persyaratan Umum dan Persyaratan Khusus tersebut diatas.
  4. Seleksi Peserta SMUP PPDS dan DLP :
    Selain harus memenuhi persyaratan yang tercantum dalam ketentuan di atas, setiap peserta diwajibkan mengikuti seleksi berupa :

    1. Seleksi/Verifikasi Berkas Formulir Pendaftaran SMUP [dikoordinasikan oleh SMUP melalui Sekretariat Pokja Program Pendidikan Dokter Spesialis-1 (PPDS-1) Fakultas Kedokteran UNPAD]
    2. Tes Kemampuan Bahasa Inggris (TKBI) [dilaksanakan oleh Tim TKBI]
    3. Tes Kemampuan Advanced (TKA) [dilaksanakan oleh Tim TKA]
    4. Tes Psikologi [dilaksanakan oleh Tim Tes Psikologi]
    5. Tes Akademik [dilaksanakan oleh program studi terkait sesuai pendaftaran]
    6. Wawancara [dilaksanakan oleh program studi terkait sesuai pendaftaran]
  5. Pengumuman Penerimaan Calon Mahasiswa Baru :
    Surat Keputusan Penerimaan Calon Mahasiswa Baru ditanda tangani oleh Rektor Universitas Padjadjaran dan diumumkan melalui website : http://smup.unpad.ac.id atau http://pengumuman.unpad.ac.id, dan Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran akan memberikan Surat Keterangan hasil keputusan seleksi penerimaan calon mahasiswa baru kepada setiap pendaftar, baik yang diterima maupun yang tidak diterima sebagai Calon Mahasiswa Baru PPDS dan DLP Fakultas Kedokteran UNPAD. Pendaftar yang telah dinyatakan lulus/diterima, wajib segera menghubungi Sekretariat Pokja Program Pendidikan Dokter Spesialis-1 (PPDS-1) Fakultas Kedokteran UNPAD untuk pengurusan persyaratan registrasi administrasi dan akademik selaku Calon Mahasiswa Baru UNPAD. Informasi lebih lanjut dapat menghubungi Sekretariat Pokja Program Pendidikan Dokter Spesialis-1 (PPDS-1) Fakultas Kedokteran UNPAD di Gedung Rumah Sakit Pendidikan UNPAD Lantai IV Jl.Eijkman No.38 Bandung, Telp/ fax: 022-2036549.