Informasi Umum

  1. Berdasarkan Peraturan Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Nomor 60 Tahun 2018 tentang Penerimaan Mahasiswa Baru Program Sarjana pada  Perguruan Tinggi Negeri, pola seleksi masuk PTN dilaksanakan melalui tiga jalur seleksi, yakni SNMPTN, SBMPTN dan Seleksi Mandiri, dengan masing-masing daya tampung SNMPTN minimal 20%, SBMPTN minimal 40% dan Seleksi Mandiri maksimal 30% dari kuota daya tampung setiap PTN.
  2. Universitas Padjadjaran (Unpad) dalam penerimaan mahasiswa baru Program Sarjana (S1) pada tahun 2019 telah menetapkan daya tampung dari setiap jalur seleksi yaitu SNMPTN (25%), SBMPTN (50%) serta Seleksi Mandiri (25%).
  3. Unpad memberikan kesempatan kepada putra-putri terbaik calon mahasiswa baru Program Sarjana (S1) untuk mengikuti Seleksi Jalur Mandiri Universitas Padjadjaran tahun 2019. Kebijakan tersebut terkait pengembangan model dan proses seleksi yang berstandar nasional dan mengacu pada prinsip adil, transparan,fleksibel, efisien, akuntabel serta sesuai perkembangan teknologi informasi di era digital.
  4. Seleksi Mandiri tetap menitikberatkan pada kemampuan akademik, bukan sekedar kemampuan secara ekonomi. Mahasiswa yang diterima melalui Jalur Mandiri membayar biaya pendidikan sesuai dengan program pendidikan berdasar SK Rektor dengan biaya Uang Kuliah Tunggal (UKT) tertinggi (UKT 5) dan dikenakan biaya Dana Pengembangan (DP) dengan besaran yang berbeda-beda.
  5. Adapun rentang besaran DP antara nilai minimum Rp. 20.000.000,- sampai nilai maksimum Rp. 250.000.000,- untuk Program Studi Saintek, dan antara nilai minimum Rp. 15.000.000,- sampai dengan nilai maksimum Rp. 75.000.000,- untuk Program Studi Soshum.
  6. Calon mahasiswa yang terbukti berasal dari keluarga tidak mampu dapat mengikuti Seleksi Jalur Mandiri serta tidak diwajibkan membayar biaya DP dan biaya UKT.