Informasi Umum

Saat ini, Indonesia sedang mengembangkan pendidikan vokasi dengan membuka banyak sekolah vokasi di berbagai jenjang yang mengedepankan keterampilan agar lulusannya dapat segera terjun ke dunia kerja. Oleh karena itu, program vokasi sangat signifikan dan relevan dengan kekinian Indonesia, terutama dalam rangka memenuhi kebutuhan tenaga profesional yang lebih aplikatif, di mana kebutuhannya semakin besar.

Pihak industri pun kini telah mendorong pendidikan vokasi yang terkait dan sepadan (link and match) antara tenaga kerja dan industri. Salah satu cara untuk menerapkan link and match itu adalah melalui pendidikan di universitas dan politeknik. Melalui program pengembangan sumber daya manusia (SDM) inilah, Indonesia dapat memulainya dengan melakukan reformasi pada sistem pendidikan dan pelatihan vokasi yang dilakukan secara terpadu dan terintegrasi, serta menyiapkan mahasiswa untuk pekerjaan dengan keahlian terapan tertentu.

Dalam rangka untuk meningkatkan aksesibilitas masyarakat dalam pendidikan tinggi, Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi pun mempersiapkan penyelenggaran Program Vokasi pada pendidikan tinggi dalam sistem terbuka dengan fleksibilitas pilihan dan waktu penyelesaian program pendidikan (multi entry-multi exit system), yang menerima calon mahasiswa untuk berbagai program pendidikan vokasi dan menghasilkan lulusan berbagai Program Diploma (Diploma 2 dan Diploma 3) sampai dengan Sarjana Terapan (Diploma 4).

Tahun 2016 Universitas Padjadjaran (Unpad) sudah memulai membuka sejumlah Program Studi Sarjana Terapan (Diploma 4). Program Studi yang dibuka yaitu Akuntansi Perpajakan (Fakultas Ekonomi dan Bisnis), Administrasi Pemerintahan (Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik), Administrasi Keuangan Publik (Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik), Bahasa dan Budaya Tiongkok (Fakultas Ilmu Budaya), dan Manajemen Produksi Media (Fakultas Ilmu Komunikasi). Selain itu, Program Studi Kebidanan telah terlebih dahulu dibuka.

Pada tahun 2019 ini Unpad membuka 8 (delapan) Program Studi baru yaitu Akuntansi Sektor Publik (Fakultas Ekonomi dan Bisnis), Bisnis Internasional (Fakultas Ekonomi dan Bisnis), Pemasaran Digital (Fakultas Ekonomi dan Bisnis), Agroteknopreneur (Fakultas Pertanian, Fakultas Peternakan, Fakultas Teknologi Industri Pertanian, dan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan), Bisnis Logistik (Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik), Kearsipan Digital (Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik) dan Pariwisata Bahari (Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan).